PASAMAN BARAT, KlikGenZ – Keputusan penundaan tersebut diumumkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, pada Senin, 7 Juli 2025. Doddy menyampaikan hal itu mewakili Bupati H. Yulianto, didampingi Asisten I Setda Setia Bakti, Kasat Pol PP Handoko, dan Kepala Dinas Kominfo Armen.
Doddy mengungkapkan, penundaan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, khususnya terkait keterbatasan anggaran daerah. Ia menyebut bahwa hingga saat ini belum tersedia alokasi dana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan Pilwana di 87 nagari.
“Pelaksanaan Pilwana membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Dalam kondisi keuangan daerah yang sedang defisit, jika tetap dipaksakan, tentu akan berdampak pada program prioritas lainnya,” jelas Doddy.
Sejak beberapa waktu terakhir, Pemkab Pasaman Barat memang tengah menghadapi tekanan fiskal. Berbagai langkah efisiensi tengah dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan publik dan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Doddy menegaskan bahwa keputusan penundaan ini telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta pihak-pihak terkait lainnya.
“Ini bukan keputusan sepihak. Kami memperhitungkan berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap penyelenggaraan pemerintahan nagari dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya. (*TopSumbar)






