SUMATERA — Bencana banjir besar dan tanah longsor yang menerjang tiga provinsi di Pulau Sumatra kian mengkhawatirkan. Laporan terbaru NC4, lembaga pelaporan krisis global independen, mencatat setidaknya 73 orang meninggal, 56 orang masih hilang, dan 88 lainnya luka-luka hingga Jumat (28/11/2025) pukul 10.51 WIB.
Total lebih dari 119.998 jiwa terdampak langsung, dan 26.447 warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka yang terendam dan rusak akibat bencana beruntun dalam sepekan terakhir.
Sumatra Utara: Paling Banyak Korban Jiwa
Di provinsi ini dilaporkan 148 kejadian bencana, terdiri dari:
-
86 tanah longsor
-
53 banjir
-
7 pohon tumbang
-
2 puting beliung
Korban terbanyak tercatat di Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan dengan total:
-
47 orang meninggal
-
73 luka-luka
Sedikitnya 1.902 rumah terendam, 50 rumah rusak, serta dua jembatan ambruk. Lebih dari 1.030 personel gabungan BPBD, TNI, Polri dan relawan telah dikerahkan, namun sejumlah jalur vital masih lumpuh total.
Aceh: 20 Ribu Lebih Mengungsi
Provinsi Aceh mencatat:






