Krisis Banjir Sumatra Kian Parah: 73 Tewas, Puluhan Hilang, Hampir 120 Ribu Warga Terdampak

Banjir dan longsor melanda Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Ribuan warga mengungsi, infrastruktur rusak, akses masih terputus, dan cuaca ekstrem menghambat evakuasi.

Redaksi
  • 14 orang meninggal

  • 2 orang hilang

  • 119.998 warga dari 14.235 keluarga terdampak

  • 20.759 pengungsi

Di Lhokseumawe, 27 dari 68 desa masih terendam. Sekolah hingga kantor pelayanan publik ditutup. Akses menuju dataran tinggi Gayo terputus akibat jalan amblas. Lebih dari 10 kabupaten/kota telah menetapkan status tanggap darurat.

Sumatra Barat: Padang Pariaman & Agam Terparah

Di provinsi ini:

  • 12 warga masih hilang

  • 2.868 orang mengungsi

Kerusakan meliputi:

  • 11 rumah tersapu banjir

  • Sejumlah sekolah terendam

  • Jalan amblas di Parikmalintang

  • 10 dari 17 kelurahan di Padang Pariaman terdampak

Tim gabungan terus berupaya menjangkau daerah isolasi di tengah hujan deras yang belum mereda.

Cuaca ekstrem masih diprediksi bertahan dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, ribuan warga di lokasi bencana masih sangat membutuhkan logistik, air bersih, layanan kesehatan, dan percepatan pembukaan akses darurat.

Baca Juga  Sestama BNPB Tinjau Titik Bencana di Padang Pariaman, Pastikan Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Sumber: NC4 — Independent Global Crisis Reporting Agency
Diperbarui 28 November 2025, pukul 10:51 WIB