PADANG PARIAMAN | KlikGenZ — Pemerintah Pusat menargetkan percepatan penanganan dampak banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Padang Pariaman dalam sepekan terakhir. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, M. Qodari, saat meninjau titik-titik kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut, Sabtu (29/11/2025).
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Jembatan Anduriang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, yang putus diterjang banjir dan menyebabkan akses utama masyarakat terhenti total.
“Pendataan seluruh infrastruktur terdampak harus dipercepat. Ini penting agar segera bisa disampaikan kepada Pemerintah Pusat untuk ditindaklanjuti lewat kementerian dan lembaga terkait,” tegas Qodari.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat akan difokuskan pada penggunaan anggaran darurat untuk perbaikan akses vital, agar pergerakan logistik dan penyaluran bantuan bagi warga tidak terhambat.
Respons Cepat: Dari Posko Hingga Pemetaan Kerusakan
Qodari menyebut, rencana awal pihaknya adalah menuju posko pengungsian utama di Kampung Galapuang. Namun kondisi lapangan yang menuntut perhatian mendesak mengarahkan mereka untuk lebih dulu meninjau kritikal infrastruktur seperti jembatan yang terputus.
Meski demikian, ia memastikan bantuan Presiden tetap disalurkan secara langsung ke posko dan warga yang terdampak paling parah.






