Sekolah Sahabat Remaja: Edukasi Kesehatan Reproduksi oleh Program Studi DIII Kebidanan di SMA N 1 Tilatang Kamang

Lewat edukasi kesehatan reproduksi dan skrining kesehatan, dosen UMNatsir Bukittinggi bekali remaja Agam pengetahuan hidup sehat.

Redaksi
Dok : Yessi

ARTIKEL | KlikGenZ – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi DIII Kebidanan Universitas Mohammad Natsir (UMNatsir) Bukittinggi sukses menyelenggarakan program “Sekolah Sahabat Remaja”. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Tilatang Kamang, Koto Tangah, Kabupaten Agam, pada Selasa (3/2/2026).

Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja melalui pendekatan edukatif yang komprehensif. Melibatkan siswa kelas XII, kegiatan ini mendapat sambutan hangat serta partisipasi aktif, baik dalam sesi edukasi maupun pemeriksaan kesehatan lapangan.

Edukasi di Tengah Transisi Remaja

Mengingat remaja berada pada fase transisi fisik dan psikologis yang krusial, akses terhadap informasi kesehatan yang akurat menjadi kebutuhan mendesak. Melalui Sekolah Sahabat Remaja, tim UMNatsir menghadirkan materi terstruktur yang meliputi perubahan masa pubertas, fungsi dan kebersihan organ reproduksi, kesehatan menstruasi, hingga pentingnya gizi seimbang.

Ketua Tim Pengabdian, Bdn. Yessi Ardiani, S.SiT., M.Keb., menjelaskan bahwa komunikasi partisipatif menjadi kunci dalam kegiatan ini. “Kami ingin menciptakan ruang diskusi yang terbuka agar para siswa merasa nyaman memahami perilaku kesehatan reproduksi yang aman dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Universitas Andalas Laksanakan Program Senam Sehat Tiap Minggu (SEHATI) di Nagari III Koto Aur Malintang

Skrining Kesehatan dan Peningkatan Pengetahuan

Selain pemaparan materi, tim juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, penilaian Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pengukuran lingkar lengan atas. Hasil skrining ini disampaikan langsung kepada siswa sebagai bentuk deteksi dini status kesehatan mereka.

Efektivitas kegiatan ini terlihat dari lonjakan signifikan pengetahuan siswa. Hasil evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat drastis, dari semula di bawah 60 persen menjadi di atas 85 persen. Terbentuknya konsep “Sahabat Remaja” di lingkungan sekolah juga diharapkan mampu menjadikan teman sebaya sebagai agen promosi kesehatan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Akun Aura Kasih Diserbu 315 Juta Kunjungan, Buka Promosi Gratis untuk UMKM

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

Aksi pengabdian ini dipimpin oleh Bdn. Yessi Ardiani bersama tim dosen yang terdiri dari Yellyta Ulsafitri H, Debby Yolanda, Media Fitri, dan Raihan Fadli. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai sarana praktik kebidanan komunitas dalam aspek promotif dan preventif.

Melalui program Sekolah Sahabat Remaja, Prodi DIII Kebidanan UMNatsir berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang memiliki sikap dan perilaku sehat. Sinergi antara institusi pendidikan dan perguruan tinggi ini diharapkan terus berlanjut demi mencetak generasi masa depan yang bermartabat dan sadar kesehatan.


Tim Pelaksana:

  • Ketua: Bdn. Yessi Ardiani, S.SiT., M.Keb.

  • Anggota Dosen: Yellyta Ulsafitri H, S.SiT., M.Keb.; Debby Yolanda, S.SiT., M.Keb.; Media Fitri, S.ST., M.Keb.; Raihan Fadli, S.Pd., M.Pd.

  • Anggota Mahasiswa: Anggun Prameswari S, Dian Arista, Salwa Putri, Zhalika Maisy Nurjannah, Nazifatul Annisa, Ratna Putri Sari.