Rapat yang digelar di ruang kerja wali kota di Kota Pariaman itu membahas berbagai langkah antisipasi agar perayaan Lebaran berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun pemudik.
FGD tersebut juga menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi Idul Fitri.
Dalam rapat tersebut, Yota Balad menyoroti potensi kerawanan saat tradisi Pariaman Barayo, terutama penyalahgunaan lahan parkir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan bahan pokok serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mencegah kelangkaan dan menjaga stabilitas harga selama Lebaran.
Yota mengajak seluruh unsur Forkopimda memperkuat koordinasi agar setiap potensi gangguan dapat segera diantisipasi sehingga masyarakat dan wisatawan dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. (hms)






