NasionalNews

Curhat Nanik S Deyang Sebelum Mundur: Sebulan Jabat Kepala BGN, Banyak Teror dan Tekanan!

Redaksi KlikGenZ
×

Curhat Nanik S Deyang Sebelum Mundur: Sebulan Jabat Kepala BGN, Banyak Teror dan Tekanan!

Sebarkan artikel ini

KLIKGENZ.Com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya yang baru diemban sejak 2 Juni 2026.

Dalam pernyataan di akun Facebook pribadinya, ia menyebut alasan pengunduran diri berkaitan dengan kondisi kesehatan dan akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya,” ujarnya.

Sehari sebelum mengumumkan mundur, Nanik mengungkap kondisi kesehatannya yang menurun drastis. Ia mengaku sempat dirawat di rumah sakit selama sepekan, sementara dokter menyatakan sumbatan arteri jantung yang dialaminya dipicu kolesterol tinggi serta stres berat.

Baca Juga  Diskop-UKM Padang Dorong Patenkan Merk Agar Punya Daya Saing Lebih di Pasaran

Nanik mengaku tekanan memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) sangat besar, terutama karena lembaga tersebut menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran negara yang besar. “Saya sampai tidak bisa tidur kalau ingat ini duit negara, duit rakyat harus benar dijalankan dan tidak boleh saya kecolongan,” katanya.

Ia juga menggambarkan posisinya seperti “berdiri di tebing jurang yang curam” karena khawatir terjadi penyalahgunaan anggaran. Bahkan, setiap dokumen terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) harus ditandatangani bersama dua wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk kehati-hatian.

Baca Juga  Warga Padang Pariaman Antusias Ikuti Car Free Day Perdana di Kampung Nelayan Katapiang

Selain tekanan pekerjaan, Nanik mengaku kerap mendapat teror hingga akhirnya membuang nomor telepon yang biasa digunakan demi menjaga kesehatan mentalnya.

“Kalau Sepri saya bawa tumpukan dokumen saya sudah parno duluan dan badan panas-dingin, akibatnya saya ambruk,” tulisnya.

Usai mengundurkan diri, Nanik menyatakan telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut Presiden berencana membentuk dewan pengawas, dan dirinya diminta menjadi ketua dewan tersebut.

Meski mundur dari jabatan, Nanik menegaskan tetap mendukung pemerintahan serta meyakini program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak Indonesia. (*)