PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM— Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Erman Sudin, mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menuntaskan kerusakan saluran irigasi milik Kelompok Usaha Tani Sinar Usaha Tani di Korong Piliang, Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan.
Kerusakan saluran irigasi tersebut terjadi setelah diterjang banjir beberapa bulan lalu. Kondisi itu dikhawatirkan mengganggu sistem pengairan lahan pertanian masyarakat yang selama ini bergantung pada saluran tersebut.
Erman Sudin meminta pemerintah daerah melalui Dinas PUPR tidak hanya melakukan pendataan kerusakan, tetapi juga mendorong agar proses rehabilitasi dapat direalisasikan secepatnya, bahkan diupayakan tuntas pada tahun ini.
“Saat ini kita sangat membutuhkan kehadiran Pemerintah Daerah untuk menangani kerusakan irigasi. Kehadiran petugas Dinas PUPR menjadi bukti Pemerintah Daerah hadir di daerah kita,” ujar Erman Sudin.
Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi sangat penting bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas pertanian pada ketersediaan air. Karena itu, kerusakan akibat bencana perlu segera ditangani agar tidak berdampak lebih luas terhadap aktivitas petani.
Dorongan tersebut mendapat tindak lanjut dari Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman. Petugas teknis telah turun langsung ke lokasi untuk melihat sekaligus memetakan bagian-bagian saluran yang mengalami kerusakan.
Salah seorang petugas Dinas PUPR yang melakukan survei, Inrizal, mengatakan pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kondisi lapangan sebelum mengusulkan penanganan.
“Pertama kami survei kerusakannya. Setelah itu diusulkan untuk rehabilitasi bagian yang rusak,” tutur Inrizal saat berada di lokasi.
Survei tersebut menjadi langkah awal untuk menentukan bentuk dan kebutuhan rehabilitasi saluran irigasi Kelompok Usaha Tani Sinar Usaha Tani.
Masyarakat berharap hasil survei tersebut segera ditindaklanjuti dengan proses rehabilitasi, sehingga saluran irigasi kembali berfungsi dan kebutuhan pengairan lahan pertanian di Korong Piliang dapat berjalan normal.
Bagi petani, irigasi bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi salah satu penopang keberlangsungan usaha tani. Karena itu, percepatan penanganan kerusakan diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian mereka. [*]












