Andre Rosiade Tinjau Jembatan Anduring Padang Pariaman, DED Rampung Agustus 2026

Jembatan Anduring di Kayu Tanam yang roboh akibat galodo menjadi prioritas pembangunan. Andre Rosiade pastikan penganggaran APBN akan dikawal hingga pembangunan dimulai.

■ Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade bersama tim dan pemerintah daerah meninjau langsung lokasi Jembatan Anduring di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, yang roboh akibat bencana galodo. [Foto. Istimewa]

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade meninjau langsung kondisi Jembatan Anduring di Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, yang roboh akibat bencana galodo.

Jembatan tersebut diketahui menjadi akses vital bagi sekitar 30 ribu masyarakat di kawasan itu. Putusnya jembatan membuat aktivitas warga terganggu karena masyarakat kini terpaksa menggunakan rakit kayu untuk menyeberangi sungai.

Sementara itu, kendaraan roda empat harus memutar hingga puluhan kilometer untuk mencapai tujuan, sehingga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.

Dalam kunjungannya, Andre menegaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Anduring menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal pascabencana.

Baca Juga  Gerak Cepat Muhammadiyah Pariaman : MDMC Dirikan Posko Terpadu Dan Dapur Umum Untuk Korban Bencana Di Padang Pariaman

“Karena itu pembangunan kembali jembatan ini menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Andre.

Ia menjelaskan, saat ini proses Detail Engineering Design (DED) pembangunan jembatan sepanjang 140 meter tersebut sedang dipersiapkan dan ditargetkan selesai pada awal Agustus 2026.

“Insya Allah awal Agustus nanti DED pembangunan jembatan sepanjang 140 meter ini selesai,” katanya.

Setelah DED rampung, Andre memastikan dirinya akan langsung mengawal proses penganggaran di Jakarta agar pembangunan fisik jembatan dapat segera direalisasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga  UPDATE Tabrakan Kereta Bekasi: 71 Korban Dievakuasi, 4 Tewas, Evakuasi Masih Berlangsung

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya daerah terdampak bencana.

■ Warga bersama pengendara sepeda motor menggunakan rakit darurat untuk menyeberangi sungai di kawasan Anduring, Padang Pariaman, pasca robohnya jembatan penghubung akibat bencana galodo.

“Inilah komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada rakyat, memastikan akses masyarakat kembali pulih, serta mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana,” jelasnya.

Andre juga meminta masyarakat untuk bersabar sembari menunggu proses administrasi dan penganggaran selesai dilakukan pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan harapan kita akhir 2026 pekerjaan jembatan ini sudah bisa dikerjakan, dan masyarakat diminta untuk bersabar,” tutupnya. [*]