AGAM | KLIKGENZ.COM — Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) terintegrasi untuk penyusunan RKPD 2027 sekaligus Pra Musrenbang Stunting 2027, Kamis (2/4/2026).
Mengusung tema pemulihan infrastruktur dan penguatan layanan dasar, forum strategis ini menjadi momentum penting dalam merancang arah pembangunan Agam pascabencana menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Bappeda Agam, Hamdi, menegaskan Musrenbang menjadi wadah utama untuk menyelaraskan seluruh usulan pembangunan masyarakat agar terintegrasi dalam perencanaan daerah tahun 2027.
“Seluruh aspirasi harus terakomodasi dan terintegrasi agar pembangunan lebih terarah dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dari tingkat provinsi, perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Ir. Afniwirman, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam merancang program pembangunan.
“Perencanaan pembangunan daerah harus disinergikan agar program berjalan optimal dan tidak tumpang tindih,” tegasnya.
Senada, Anggota DPRD Sumbar, Ridwan Dt. Tumbijo, mendorong adanya penyelarasan dengan RPJMD kabupaten dan RPJM provinsi. Ia juga menekankan pentingnya inovasi daerah dalam meningkatkan pendapatan serta menarik program unggulan dari pemerintah provinsi, terutama untuk percepatan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis Dt. Tan Batuah, mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk pemulihan infrastruktur pascabencana mencapai sekitar Rp5 triliun.
Ia menjelaskan, langkah penanganan darurat telah dilakukan, mulai dari pemenuhan logistik hingga perbaikan infrastruktur vital seperti jalan amblas, serta penyediaan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.
Selain itu, pemerintah pusat juga mengawal pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp165 miliar untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
“Perencanaan yang baik harus diikuti dengan eksekusi yang optimal agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPRD Agam, H. Ilham, Lc, MA, menambahkan bahwa prioritas pembangunan 2027 akan difokuskan pada penguatan nilai sosial budaya, tata kelola pemerintahan yang profesional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi berkeadilan.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur tangguh bencana dan pengembangan wilayah berbasis nagari juga menjadi strategi utama dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan Agam 2027 yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. [*]











