News

Mobil Travel Masuk Jurang di Majalengka, 6 Orang Tewas Diduga Rem Blong

Redaksi
×

Mobil Travel Masuk Jurang di Majalengka, 6 Orang Tewas Diduga Rem Blong

Sebarkan artikel ini

Rombongan keluarga asal Karawang alami kecelakaan saat arus balik Lebaran

MAJALENGKA | KLIKGENZ.COM — Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Desa Maniis, Majalengka, Senin malam (23/3/2026). Sebuah mobil travel jenis Elf dilaporkan masuk ke jurang dan menewaskan enam orang penumpang.

Kendaraan dengan nomor polisi Z 7012 CN tersebut mengangkut sekitar 20 orang yang merupakan rombongan keluarga asal Rengasdengklok. Mereka diketahui tengah dalam perjalanan arus balik usai mudik dari Tasikmalaya.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh rem kendaraan yang tidak berfungsi. Sopir diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan turunan hingga mobil keluar jalur dan terbalik masuk ke jurang.

Perwakilan keluarga korban, Ari Samsul, menyampaikan kronologi awal berdasarkan informasi yang diterima dari pihak keluarga.

Baca Juga  Peta Politik Pilwana Malai V Suku Timur Berubah, Petahana Tak Bisa Maju, Sejumlah Tokoh Mulai Bermunculan

“Mobil rem blong saat turunan, kemudian tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya masuk jurang. Enam orang meninggal dunia, termasuk sopir,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Seorang sopir ambulans yang terlibat dalam proses evakuasi juga membenarkan jumlah korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Total korban meninggal ada enam orang,” katanya.

Selain korban meninggal, sebanyak 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Untuk proses evakuasi, sebanyak sembilan ambulans dari Rengasdengklok dikerahkan untuk menjemput para korban di sejumlah fasilitas kesehatan di Majalengka. Proses ini turut difasilitasi oleh pihak kepolisian setempat.

Baca Juga  MK Kabulkan Permohonan Ojol, Penghangusan Kuota Internet Resmi Dihentikan!

Para korban sebelumnya dievakuasi ke rumah sakit dan puskesmas terdekat, termasuk RS Talaga dan Puskesmas Cikijing, untuk mendapatkan penanganan medis.

Warga sekitar juga turut membantu proses evakuasi dengan mengevakuasi korban dari lokasi jurang sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

Saat ini, korban luka masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Majalengka. Pihak keluarga berharap seluruh korban dapat segera dipulangkan ke Karawang untuk mendapatkan perawatan lanjutan. [*]