JAKARTA | KLIKGENZ.COM – Pemerintah memastikan pasokan energi nasional, baik listrik maupun bahan bakar minyak (BBM), berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati, mengatakan bahwa sistem kelistrikan nasional diproyeksikan memiliki cadangan daya yang cukup besar selama masa Lebaran.
Menurutnya, beban puncak listrik pada saat Idulfitri diperkirakan mencapai 31.000 megawatt (MW), sementara daya mampu pasok mencapai 51.000 MW.
“Untuk pasokan listrik, pada saat Idulfitri nanti diperkirakan beban puncaknya akan mencapai 31.000 MW. Sedangkan daya mampu pasoknya adalah 51.000 MW,” kata Erika dalam keterangan resmi di Indramayu, Jumat (13/3/2026).
Dengan kapasitas tersebut, pemerintah memperkirakan terdapat cadangan daya sekitar 16.000 MW atau setara 48 persen dari total pasokan listrik nasional.
“Sehingga terdapat cadangan sebesar 16.000 MW atau 48 persen dari keseluruhan pasokan. Dengan cadangan yang sedemikian besar, pemerintah memastikan bahwa kondisi ketenagalistrikan itu aman dan andal,” ujarnya.
Selain pasokan listrik, pemerintah juga memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri.
Erika menyebutkan bahwa stok bensin nasional saat ini berada pada posisi aman dengan cadangan mencapai 25 hari. Sementara itu, untuk beberapa jenis bahan bakar lainnya bahkan memiliki cadangan lebih panjang.
“Untuk produk seperti Pertadex cadangannya mencapai 45 hari, sedangkan Avtur yang dibutuhkan untuk penerbangan memiliki cadangan hingga 37 hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasokan energi selama masa siaga Ramadan hingga Idulfitri guna memastikan distribusi listrik dan BBM berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.
“Pemerintah memastikan pasokan energi, khususnya listrik dan BBM, tersedia dengan aman untuk kebutuhan masyarakat selama Idulfitri 2026,” tambah Erika. [*]






