JAKARTA | KLIKGENZ.COM – Beberapa hari terakhir, keluhan soal cuaca panas dan gerah makin ramai terdengar di tengah masyarakat. Meski sudah mandi berkali-kali, rasa lengket dan panas tetap terasa bahkan hingga malam hari.
Fenomena ini pun sempat disebut warganet sebagai cuaca yang “ngajak berantem”.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa suhu panas yang dirasakan saat ini bukan tanpa sebab.
Dalam unggahan resminya, BMKG mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama adalah fenomena gerak semu tahunan Matahari, di mana Matahari seolah bergerak dari belahan selatan menuju utara Bumi.
Pada periode 21 hingga 23 Maret 2026, posisi Matahari tepat berada di atas garis ekuator termasuk wilayah Indonesia. Kondisi ini membuat paparan radiasi Matahari diterima secara maksimal oleh permukaan Bumi.
Akibatnya, suhu udara terasa lebih panas dari biasanya.
Tak hanya itu, faktor lain yang memperparah kondisi ini adalah minimnya tutupan awan serta masa peralihan dari musim hujan menuju kemarau. Tanpa penghalang awan, sinar Matahari langsung menyinari permukaan Bumi sehingga meningkatkan suhu dan rasa gerah.
Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa fenomena ini merupakan siklus tahunan yang normal terjadi dan bukan termasuk gelombang panas ekstrem seperti di negara subtropis.
Namun begitu, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak terdampak cuaca panas yang cukup menyengat ini.
Tips Tetap Sehat di Tengah Cuaca Panas
Agar tetap fit dan terhindar dari gangguan kesehatan, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
-
Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
-
Batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari (pukul 11.00–15.00 WIB)
-
Gunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau sunscreen
-
Kenakan pakaian ringan dan longgar agar tubuh tidak menyerap panas berlebih
-
Konsumsi buah dan sayur yang kaya air seperti semangka dan melon
-
Waspadai gejala heatstroke, seperti pusing, mual, dan kelelahan berlebih
Dengan memahami kondisi ini, masyarakat diharapkan bisa lebih siap menghadapi cuaca panas tanpa harus panik, sekaligus tetap menjaga kesehatan di tengah aktivitas sehari-hari. [*CNBC]












