PARIAMAN | KlikGenZ — Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (HIMA FH) Universitas Sumatera Barat (UNISBAR) berhasil mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2026. Kegiatan ini menjadi LKMM-TD pertama yang pernah dilaksanakan di lingkungan Universitas Sumatera Barat.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 13 hingga 14 Juni 2026, di Kampus I Universitas Sumatera Barat, Kota Pariaman. LKMM-TD 2026 diikuti oleh mahasiswa dari internal UNISBAR maupun peserta dari berbagai perguruan tinggi lainnya.
Pelaksanaan LKMM-TD menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya kaderisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya mahasiswa, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan generasi muda kampus. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi dan lobi, administrasi organisasi, persidangan, manajemen kegiatan, hingga manajemen aksi dan advokasi.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Sumatera Barat, Ilham Multama, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada HIMA Fakultas Hukum yang dinilai berhasil menghadirkan ruang pembinaan karakter dan pengembangan kapasitas mahasiswa melalui kegiatan yang edukatif dan progresif.
Menurutnya, pelaksanaan LKMM-TD pertama di lingkungan Universitas Sumatera Barat merupakan langkah positif dalam membangun budaya organisasi yang sehat serta mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum yang telah berhasil menyelenggarakan LKMM-TD pertama di lingkungan Universitas Sumatera Barat,” ujar Ilham Multama.
Ketua HIMA Fakultas Hukum Universitas Sumatera Barat, Dion Krisdwiyana, menjelaskan bahwa LKMM-TD bukan sekadar agenda rutin organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah pembelajaran yang dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan mahasiswa.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan setiap materi, diskusi, dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal untuk mengembangkan potensi diri serta memperluas wawasan dalam berorganisasi.
Dion juga menegaskan bahwa mahasiswa saat ini tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menjadi individu yang aktif, kritis, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Seorang pemimpin yang baik lahir dari kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Kami berharap LKMM-TD pertama di lingkungan Universitas Sumatera Barat ini dapat melahirkan generasi pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” katanya.
Selain menjadi sarana pengembangan kapasitas mahasiswa, kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi turut memperkuat semangat kolaborasi antarmahasiswa. Kegiatan ini menjadi ruang bertukar pengalaman, gagasan, dan wawasan dalam membangun organisasi yang lebih profesional dan berdaya saing.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kepemimpinan dan manajemen organisasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Keberhasilan penyelenggaraan LKMM-TD 2026 sekaligus menandai dimulainya tradisi kaderisasi formal di lingkungan Universitas Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi program kerja organisasi, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam melahirkan kader-kader muda yang memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada kampus, masyarakat, bangsa, dan negara.
Melalui LKMM-TD 2026, HIMA Fakultas Hukum UNISBAR berhasil membuka babak baru dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan di Universitas Sumatera Barat. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mencetak generasi pemimpin masa depan yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat maupun dunia profesional.












