PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Kondisi pilu dialami seorang lansia bernama Janewan (72) di Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman. Di usia senja, ia harus menjalani hidup seorang diri di rumah kecil yang jauh dari kata layak, tanpa pendamping keluarga.
Potret memprihatinkan ini terungkap setelah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) melakukan asesmen pada 13 April 2026.
Dinsos dan Baznas Turun Langsung
Sebagai bentuk respons cepat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman, Siska Primadona bersama Baznas Padang Pariaman langsung mengunjungi Ibu Janewan di kediamannya.
Ia tinggal di sebuah gubuk sederhana di Korong Barang-Barangan, Nagari Malai V Suku Timur, Kecamatan Batang Gasan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari aksi cepat tanggap pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar lansia tersebut dapat segera terpenuhi.
Rumah 4×5 Meter Tanpa MCK
Janewan tinggal di rumah semi permanen berukuran sekitar 4×5 meter. Dinding papan sudah banyak yang bolong, atap seng, dan tidak memiliki fasilitas kamar mandi.
Untuk mandi, ia harus bergantung pada bantuan tetangga.
Kondisi kesehatannya pun mengkhawatirkan. Ia mengalami gatal-gatal pada tubuh serta gangguan pada jari kaki kiri yang sudah terlipat, sehingga membatasi aktivitas sehari-hari.
Masuk Kategori Sangat Miskin
Berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Janewan termasuk dalam kategori desil 1 atau sangat miskin. Ia juga terdaftar sebagai penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PBI Jaminan Kesehatan.
Namun demikian, keterbatasan fisik dan kondisi hidup yang sebatang kara membuat bantuan tersebut belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan sehari-hari.
Bantuan Darurat Langsung Disalurkan
Sebagai langkah awal, bantuan darurat langsung diberikan berupa:
-
Sembako
-
Kasur, bantal, dan selimut
-
Tikar
-
Perlengkapan sholat
-
Family kit
-
Paket snack dari Kementerian Sosial
-
Magic com dan kebutuhan dasar lainnya
Tak hanya itu, Baznas Padang Pariaman juga menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan fasilitas MCK serta menyediakan kursi roda bagi Janewan.
Direkomendasikan Dirawat di Panti
Hasil asesmen TKSK menyimpulkan bahwa Janewan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Ia direkomendasikan untuk mendapatkan perawatan di panti sosial agar kebutuhan dasar, kesehatan, dan kesejahteraannya dapat terpenuhi secara optimal.
Potret Nyata yang Menggetarkan
Kisah Janewan menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan, khususnya lansia yang hidup sebatang kara.
Langkah cepat pemerintah daerah bersama Baznas diharapkan menjadi solusi nyata sekaligus bentuk kepedulian agar tidak ada lagi warga yang terabaikan di usia senja. [*]












