YOGYAKARTA | KLIKGENZ.COM – Arus kendaraan yang memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai mengalami peningkatan menjelang periode mudik Idulfitri 2026.
Berdasarkan data hingga Sabtu (15/3/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 96.668 kendaraan masuk ke wilayah DIY. Sementara itu, 83.415 kendaraan tercatat keluar dari provinsi tersebut.
Data tersebut diperoleh dari sistem Traffic Counting CCTV Smart Province yang memantau arus kendaraan di 10 titik perbatasan DIY dengan Jawa Tengah dalam rangka Operasi Ketupat Progo 2026.
Kasudit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda DIY, Widya Mustikaningrum, mengatakan arus kendaraan yang masuk dan keluar wilayah DIY terus dipantau melalui sejumlah titik strategis di perbatasan provinsi.
“Data ini dihimpun dari sistem Counting Traffic CCTV Smart Province yang memantau arus kendaraan di batas wilayah DIY dengan Jawa Tengah,” ujar Widya, Minggu (15/3/2026).
Adapun 10 pintu masuk yang menjadi titik pemantauan arus kendaraan meliputi:
-
Simpang Prambanan
-
Simpang Tempel
-
Simpang Kikis
-
Simpang Congot–Temon
-
Simpang Sindutan
-
Samudera Raksa (Kalibawang)
-
Gedangsari
-
Ngawen
-
Semin
-
Rongkop
Dari seluruh titik tersebut, Simpang Tempel di Kabupaten Sleman tercatat sebagai jalur dengan lalu lintas kendaraan paling padat.
“Tercatat sebanyak 20.190 kendaraan masuk melalui jalur tersebut, sementara 18.752 kendaraan keluar dari wilayah DIY melalui simpang yang sama,” kata Widya.
Peningkatan arus kendaraan diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran. [*]












