SUKABUMI | KLIKGENZ.COM — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat pengawasan dan pengendalian arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satunya melalui peninjauan langsung jalur strategis oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, di Tol Fungsional Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3, wilayah Cimande, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/3).
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran distribusi kendaraan di jalur alternatif, sekaligus mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama periode mudik nasional.
Dalam keterangannya, Faizal mengungkapkan bahwa sejak dioperasikan pada 14 Maret hingga 22 Maret 2026, jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 telah dilalui sekitar 19.000 kendaraan. Mayoritas kendaraan merupakan pemudik yang menuju wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
“Sejak hari pertama sampai hari kesembilan, kurang lebih 19.000 kendaraan sudah melintas. Jalur ini kita manfaatkan khusus untuk mendukung arus mudik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, volume kendaraan menunjukkan tren peningkatan signifikan, dengan puncak tertinggi terjadi pada hari kesembilan yang mencapai sekitar 3.871 kendaraan dalam satu hari. Tol fungsional tersebut dioperasikan secara terbatas setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Pembatasan waktu operasional, kata Faizal, dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi lapangan, terutama minimnya penerangan di jalur tersebut pada malam hari.
“Pada malam hari arus kendaraan menurun, sementara penerangan di dalam tol masih terbatas. Ini kita antisipasi untuk mencegah risiko kecelakaan,” jelasnya.
Selain itu, pengoperasian jalur fungsional juga dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak pengelola tol, yang menetapkan penggunaan hanya pada siang hari demi menjaga keamanan pengguna jalan.
Memasuki fase arus balik Lebaran, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas. Koordinasi intensif dilakukan bersama jajaran Polres Sukabumi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, baik dari wilayah kota maupun kabupaten.
“Jika terjadi kepadatan di jalur arteri, kita akan terapkan sistem buka-tutup pada jalur fungsional agar arus tetap mengalir dan tidak terjadi penumpukan,” tegasnya.
Faizal menilai kehadiran Tol Bocimi Seksi 3, meskipun masih berstatus fungsional, telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama, khususnya kawasan Parungkuda hingga Cibadak.
“Baru difungsionalkan saja sudah sangat membantu. Harapannya bisa segera beroperasi penuh agar dampaknya lebih maksimal,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Faizal juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kalau lelah, segera istirahat di rest area. Jangan dipaksakan karena risiko microsleep sangat berbahaya. Balik aman, keluarga bahagia,” pesannya.
Selain itu, pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih tinggi dan berisiko terhadap keselamatan berkendara.
Rangkaian peninjauan juga mencakup pengecekan exit Tol Fungsional Karang Tengah, pos pengamanan Polres Sukabumi, kendaraan Command Mobile (Comob) sebagai pusat kendali lapangan, hingga pos pelayanan Simpang Gadog. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. [*]












