NAGARI III KOTO AUR MALINTANG | KLIKGENZ.COM – Kepedulian para perantau terhadap kampung halaman kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Perantau asal Nagari III Koto Aur Malintang, Kec. IV Koto Aur Malintang Kab. Padang Pariaman Sumbar H. Dulhadi, Atri Nopel dan Delfery Rabu 10/6/2026 memulai program pembangunan rumah layak huni bagi warga prasejahtera atau keluarga kurang mampu di nagari tersebut.
Program sosial tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Minggu (tanggal menyesuaikan), sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah yang diharapkan dapat memberikan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Mitra Susanto, yang secara langsung melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah layak huni tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Calon Wali Nagari III Koto Aur Malintang Nomor Urut 3, Pedri Kasman Nurdin, bersama tokoh masyarakat Ridatul Ikhlas serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya yang memberikan dukungan terhadap program kemanusiaan tersebut.
Dalam kesempatan lain, Atri Nopel dan H. Dulhadi menyampaikan melalui klikgenz.com mengatakan bahwa program pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu merupakan bentuk kepedulian perantau terhadap kampung halaman yang akan terus dilanjutkan setiap tahunnya.

Menurut mereka, sinergi antara perantau dan pemerintah nagari menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
“Program ini insya Allah akan terus berlanjut setiap tahun. Perantau siap berkolaborasi dengan pemerintah nagari untuk membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujar Atri Nopel.
Mereka juga menegaskan bahwa keberhasilan program-program sosial dan pembangunan nagari sangat bergantung pada hubungan yang harmonis antara pemerintah nagari dan para perantau yang selama ini memiliki perhatian besar terhadap kemajuan kampung halaman.
“Kesejalanan antara pemerintahan nagari dan tokoh perantau merupakan kunci sukses dalam menjalankan berbagai program untuk masyarakat. Karena itu dibutuhkan sosok pemimpin nagari yang energik, mampu membangun komunikasi, serta memiliki kapasitas intelektual untuk menjalin kolaborasi yang luas demi kemajuan nagari,” ungkap H. Dulhadi.
Program pembangunan rumah layak huni ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini membutuhkan bantuan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Kehadiran para perantau dalam pembangunan sosial di kampung halaman juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perantau lainnya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Nagari III Koto Aur Malintang.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara masyarakat, perantau, dan pemerintah nagari, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun nagari yang lebih maju dan sejahtera. [*]











