PADANG | KLIKGENZ — Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat terus menunjukkan geliat positif, terutama pada sektor kuliner Rendang yang telah menjadi ikon daerah.
Produk olahan khas Minangkabau ini tidak hanya bertahan sebagai konsumsi rumah tangga, tetapi juga berkembang menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di tengah meningkatnya permintaan pasar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, mengatakan kemampuan masyarakat dalam mengolah rendang sudah sangat merata dan menjadi modal besar dalam mendorong pertumbuhan usaha berbasis kuliner tradisional.
“Di Sumbar sebetulnya hampir semua rumah tangga, sekitar 80 persen, sudah paham cara membuat rendang. Namun yang menjadikannya sebagai bisnis profesional masih terbatas,” ujar Endrizal, Jumat (10/4/2026).
Ia mengungkapkan, dari sekitar 10 ribu pelaku UMKM yang ada di Sumbar, hanya sekitar 135 pelaku usaha yang benar-benar fokus menjalankan bisnis rendang secara profesional. Ratusan pelaku usaha tersebut tergabung dalam Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (HIPERMI) Sumbar sebagai wadah pembinaan dan pengembangan usaha.
Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya pembinaan agar UMKM rendang mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, hingga penguatan strategi pemasaran.
Namun demikian, tantangan ekspor masih menjadi kendala utama. Sejumlah negara menerapkan regulasi ketat yang membatasi masuknya produk berbahan daging, sehingga menyulitkan pelaku usaha rendang untuk menembus pasar global.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kini mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan produk turunan berupa bumbu rendang sebagai alternatif ekspor. Strategi ini dinilai lebih fleksibel karena tidak terkendala aturan impor daging di berbagai negara.
Dengan langkah tersebut, diharapkan produk rendang khas Sumbar tetap mampu bersaing dan memperluas jangkauan pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai pusat kuliner unggulan Indonesia. [*]












