PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Kabupaten Padang Pariaman tidak hanya melahirkan pemimpin-pemimpin baru, tetapi juga mencatatkan sejarah penting.
Untuk pertama kalinya sejak sistem pemerintahan kembali menggunakan nagari, seorang perempuan berhasil terpilih sebagai wali nagari.
Sosok tersebut adalah Dewi Ramayanti, yang sukses memenangkan kontestasi di Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan VII Koto Padang Sago.
Kemenangan perempuan kelahiran Padang Bungo, 31 Juli 1988 itu menjadi tonggak baru dalam perjalanan pemerintahan nagari di Padang Pariaman.
Dari sekitar 900 daftar pemilih tetap (DPT), Dewi Damayanti yang maju dengan nomor urut tiga berhasil mengumpulkan 230 suara, mengungguli dua kandidat lainnya.
Raihan suara tersebut mengantarkannya menjadi pilihan mayoritas masyarakat untuk memimpin nagari selama delapan tahun ke depan.
Perempuan bergelar Sarjana Ekonomi itu bukanlah wajah baru di lingkungan Pemerintahan Nagari Koto Dalam Selatan.
Sebelum maju sebagai calon wali nagari, ia telah mengabdi sebagai perangkat nagari dan dipercaya menempati posisi strategis dalam pemerintahan.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal utama yang membuat masyarakat menaruh kepercayaan kepadanya.
Di mata warga, Dewi dinilai memahami kebutuhan masyarakat sekaligus menguasai tata kelola pemerintahan nagari.
Nagari Koto Dalam Selatan sendiri merupakan nagari hasil pemekaran dari Nagari Koto Dalam yang baru berusia sekitar sembilan tahun.
Sebagai nagari yang masih berkembang, masyarakat menginginkan pemimpin yang memahami arah pembangunan sekaligus mampu melanjutkan proses pembenahan yang telah dimulai.
Pilihan itu akhirnya jatuh kepada Dewi Ramayanti. Dukungan datang dari berbagai unsur masyarakat.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat lebih mengedepankan kapasitas, pengalaman, dan kemampuan memimpin dibanding sekadar faktor gender.
Sejak hasil penghitungan suara diumumkan pada Sabtu (27/6/2026), nama Dewi Ramayanti menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.
Ia tidak hanya dikenal sebagai pemenang Pilwana, tetapi juga sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin sebuah nagari di Kabupaten Padang Pariaman pada era pemerintahan nagari saat ini.
Kemenangan Dewi juga menjadi simbol semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk tampil sebagai pemimpin di tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.
Keberhasilannya diharapkan menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk ikut berkiprah dalam pembangunan daerah.
Kini, harapan besar masyarakat Koto Dalam Selatan berada di pundak Dewi Ramayanti. Dengan bekal pengalaman birokrasi, usia yang masih muda, serta pemahaman terhadap kondisi nagari, ia diharapkan mampu membawa Koto Dalam Selatan semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Pilwana 2026 bukan hanya melahirkan pemimpin baru, tetapi juga mencatat sejarah. Dari Ranah Padang Pariaman, lahir seorang Bundo Kanduang yang dipercaya masyarakat memimpin nagari dan membuka babak baru kepemimpinan perempuan di tingkat nagari. [*]











