Lima Puluh KotaSumbar

Viral Kelok 9 Dipenuhi Sampah dan Pengendara Berhenti, Polisi Turun Tangan Bubarkan Kerumunan

Redaksi
×

Viral Kelok 9 Dipenuhi Sampah dan Pengendara Berhenti, Polisi Turun Tangan Bubarkan Kerumunan

Sebarkan artikel ini

Aksi swafoto di fly over Kelok Sembilan dinilai membahayakan, Polres Lima Puluh Kota beri teguran keras

■ Source foto @payakumbuhkini

LIMA PULUH KOTA | KLIKGENZ.COM – Usai sempat viral karena kemacetan saat libur Idul Fitri, kawasan Kelok Sembilan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan hanya soal macet, tetapi juga tumpukan sampah dan maraknya pengendara yang berhenti di sepanjang fly over.

Fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredarnya video yang memperlihatkan banyaknya pengendara mobil dan sepeda motor memanfaatkan jembatan tersebut untuk berswafoto hingga membuat konten.

Padahal, tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya karena mengabaikan faktor keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Menanggapi kondisi itu, jajaran Polres Lima Puluh Kota langsung turun tangan. Pada Rabu (25/03/2026), petugas membubarkan para pengendara yang masih nekat berhenti di fly over Kelok Sembilan.

Baca Juga  Kapolda Sumbar Halal Bihalal di Huntara Batang Anai, Tebar Ikan dan Bantuan untuk Warga

Dengan menggunakan pengeras suara, polisi memberikan imbauan tegas agar masyarakat tidak berhenti di atas jembatan.

“Mohon kepada pengendara untuk tidak berhenti. Ini demi keselamatan bersama,” demikian imbauan petugas di lokasi.

Dalam video yang beredar, terlihat masih banyak pengendara yang belum memahami fungsi utama fly over. Jembatan Kelok Sembilan kerap disalahgunakan sebagai lokasi wisata dadakan, padahal memiliki batas kapasitas tonase dan tidak dirancang untuk tempat parkir maupun aktivitas berkumpul.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kemacetan panjang hingga risiko kecelakaan dapat terjadi di sepanjang jembatan.

Baca Juga  KPK Larang Pejabat Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

Selain itu, persoalan sampah yang ditinggalkan pengunjung juga memperburuk citra salah satu ikon infrastruktur Sumatera Barat tersebut.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan demi menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan.

Ke depan, diharapkan pemerintah daerah maupun provinsi dapat mengambil langkah tegas dan solutif untuk mengatasi fenomena ini, agar Kelok Sembilan tetap aman, nyaman, dan berfungsi sebagaimana mestinya. [*]