KLIKGENZ.COM – Asia dikenal sebagai salah satu kawasan dengan peradaban tertua di dunia. Berbagai peninggalan sejarah yang ditemukan di sejumlah negara menjadi bukti kejayaan masa lampau sekaligus sumber informasi penting bagi para arkeolog untuk mengungkap kehidupan manusia pada zaman kuno.
Sejumlah situs arkeologi bahkan masih menyimpan misteri yang belum sepenuhnya terpecahkan. Mulai dari pilar batu yang tampak melayang, galangan kapal kuno, hingga bangunan megah yang telah bertahan selama ratusan bahkan ribuan tahun.
Berikut enam penemuan arkeologi paling menakjubkan di Asia yang berhasil menarik perhatian dunia.
1. Pilar Melayang Lepakshi, India
Salah satu situs bersejarah yang paling terkenal di India adalah Kuil Lepakshi yang berada di negara bagian Andhra Pradesh.
Keunikan kuil ini terletak pada salah satu dari sekitar 70 pilarnya yang tampak tidak menyentuh lantai. Fenomena tersebut membuatnya dikenal sebagai Pilar Melayang Lepakshi dan hingga kini menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun peneliti.
Kuil Lepakshi diperkirakan dibangun pada abad ke-16 oleh Viranna dan Virupanna pada masa Kekaisaran Vijayanagara. Selain arsitekturnya yang unik, kompleks candi ini juga memiliki ukiran batu berukuran besar yang termasuk salah satu monolit terbesar di India.

2. Situs Kapal Zabag, Indonesia

3. Gundukan Tanah, Kamboja
Penelitian arkeologi di kawasan bekas Kekaisaran Khmer mengungkap keberadaan sejumlah gundukan tanah berbentuk geometris yang tersebar di sekitar kompleks candi.
Temuan tersebut menjadi perhatian para peneliti karena diperkirakan telah berusia sekitar seribu tahun. Hingga kini, fungsi pasti dari struktur tersebut masih terus diteliti.
Sebagian ahli menduga gundukan itu berkaitan dengan tata ruang permukiman maupun aktivitas keagamaan pada masa Kerajaan Khmer.
4. Teras Sawah Banaue, Filipina
Teras Sawah Banaue di Filipina merupakan salah satu lanskap budaya paling terkenal di Asia.
Sawah bertingkat yang dibangun oleh masyarakat adat Ifugao ini diperkirakan telah berusia lebih dari dua ribu tahun dan masih dimanfaatkan hingga sekarang.
Keindahan serta nilai sejarahnya membuat Teras Sawah Banaue diakui sebagai salah satu warisan budaya penting Filipina dan menjadi destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan mancanegara.

5. Candi Borobudur, Indonesia
Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merupakan salah satu mahakarya arsitektur Buddha terbesar di dunia.
Bangunan yang diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 pada masa Dinasti Syailendra ini ditemukan kembali pada tahun 1814 ketika kawasan tersebut dibersihkan atas prakarsa pemerintahan kolonial Inggris di Jawa yang dipimpin Sir Thomas Stamford Raffles.
Selain menjadi tujuan wisata dunia, Borobudur juga dikenal memiliki ribuan panel relief serta ratusan arca Buddha yang menggambarkan kehidupan, ajaran Buddha, dan perjalanan spiritual manusia.
Hingga kini, berbagai penelitian mengenai teknik pembangunan serta fungsi simbolis candi tersebut masih terus dilakukan oleh para ahli.

6. Batu Al-Rajajil, Arab Saudi
Di wilayah Provinsi Al-Jawf, Arab Saudi, terdapat situs megalitik bernama Batu Al-Rajajil yang terdiri atas sejumlah pilar batu yang berdiri tegak.
Situs yang diperkirakan berasal dari milenium ke-4 sebelum Masehi ini kerap dijuluki sebagai “Stonehenge of Arabia” karena bentuknya yang menyerupai Stonehenge di Inggris.
Para peneliti masih memperdebatkan fungsi sebenarnya dari situs tersebut. Beberapa teori menyebutkan batu-batu itu berkaitan dengan jalur perdagangan kuno, sementara teori lain mengaitkannya dengan aktivitas ritual masyarakat prasejarah.
Berbagai penemuan arkeologi di Asia menunjukkan betapa majunya peradaban kuno di kawasan ini. Meski sebagian situs telah banyak diteliti, tidak sedikit yang masih menyimpan misteri sehingga terus menjadi objek penelitian para arkeolog dari berbagai negara.
Keberadaan situs-situs tersebut bukan hanya menjadi warisan budaya dunia, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga peninggalan sejarah agar dapat dipelajari oleh generasi mendatang. [*]











