PADANG|KLIKGENZ.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.
Salah satu layanan yang paling diminati adalah KA Pariaman Ekspres, yang menjadi pilihan favorit masyarakat untuk perjalanan wisata, khususnya menuju Kota Pariaman.
Sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.813 tempat duduk.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api pada momen Lebaran tahun ini meningkat signifikan.
Menurutnya, KA Pariaman Ekspres dengan relasi Paulima–Naras melayani rute Padang–Pariaman dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah.
“Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Dengan tarif yang terjangkau, layanan ini menjadi alternatif transportasi yang ekonomis sekaligus nyaman,” jelas Reza.
Ia mengungkapkan, hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.01 WIB, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 79.799 tempat duduk dan masih akan terus bertambah.
Dari total tersebut, sebanyak 60.959 tiket berasal dari KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 7.813 tiket dari KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 11.027 tiket dari KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP).
Puncak penjualan tiket diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, seiring meningkatnya minat masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata, terutama ke kawasan Pantai Gandoriah.
Reza menambahkan, tingginya mobilitas penumpang menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat. Faktor kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses menjadi alasan utama tingginya minat tersebut.
“Kondisi ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus bukti optimalnya perencanaan operasional Angkutan Lebaran yang telah disiapkan KAI,” ujarnya.
KAI pun memastikan seluruh perjalanan didukung kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan layanan di stasiun yang semakin berorientasi pada pelanggan.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. [*]











