SOLOK | KLIKGENZ.COM — Empat hari setelah banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turun langsung menemui warga terdampak, Jumat (25/9/2026).
Gibran mengawali kunjungannya dengan mendatangi Posko Pengungsian Balai Pemuda Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Di lokasi tersebut, ia berdialog dengan warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Di hadapan warga, Gibran menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan bencana.
“Keselamatan Bapak Ibu yang utama,” tegas Gibran.
Ia mengatakan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus berkoordinasi agar penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana berjalan optimal.
Rumah Rusak Diminta Segera Didata
Salah satu perhatian Gibran dalam kunjungannya adalah kerusakan rumah, lahan pertanian dan hewan ternak milik warga.
Ia meminta seluruh dampak bencana segera didata secara menyeluruh agar proses pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
“Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya,” ujar Gibran.
Ketika seorang warga menyampaikan bahwa rumahnya sudah tidak dapat ditempati, Gibran memastikan pemerintah akan menindaklanjutinya.
“Ibu, rumahnya sudah didata. Nanti akan kami bangun kembali. Lokasinya akan ditentukan Bupati di tempat yang lebih aman,” katanya.
Pernyataan tersebut menandai bahwa pemulihan tidak hanya diarahkan pada pembersihan material banjir, tetapi juga penataan kembali hunian warga yang terdampak.
KTP dan KK Warga Hilang Ikut Jadi Perhatian
Gibran juga meminta pemerintah daerah membantu warga yang kehilangan dokumen administrasi akibat bencana.
Kartu Keluarga (KK), KTP, maupun dokumen kependudukan lainnya diminta segera diurus kembali agar warga tidak mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan pemerintahan maupun bantuan pascabencana.
“Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya,” ujar Gibran.
Akses Jalan dan Jembatan Harus Segera Pulih
Selain bertemu pengungsi, Gibran meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak galodo, termasuk akses jalan dan jembatan.
Dalam rapat koordinasi penanganan bencana, Gibran meminta akses utama segera dipulihkan. Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, distribusi bantuan serta kelancaran pelayanan pemerintahan.
“Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan,” kata Gibran.
Gibran juga meninjau fasilitas pemerintahan yang terdampak, termasuk kawasan kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok.
Cek Korban yang Dirawat di RSUD Arosuka
Dalam rangkaian kunjungannya, Wapres turut mendatangi RSUD Arosuka untuk melihat kondisi warga yang mengalami luka akibat bencana dan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.
Selain itu, ia meninjau rumah-rumah warga di Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, yang masih terdampak material banjir dan dalam proses pembersihan.
Gibran juga mengunjungi Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok untuk memberikan arahan kepada pemerintah daerah dan unsur terkait.
Pemulihan Pertanian Jadi Perhatian
Tak hanya permukiman dan infrastruktur, pemulihan lahan pertanian juga menjadi perhatian pemerintah.
Gibran meminta lahan pertanian yang terdampak segera dipulihkan agar aktivitas produksi pangan masyarakat dapat kembali berjalan. Solok merupakan salah satu daerah penghasil komoditas pertanian, termasuk padi dan bawang.
Banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam (21/9/2026) sebelumnya menyebabkan kerusakan pada permukiman, fasilitas pemerintahan, infrastruktur dan lahan warga. Dua orang dilaporkan meninggal dunia.
Kunjungan Wapres kali ini menjadi bagian dari koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan penanganan darurat, pemulihan infrastruktur, pemulihan hunian serta kebutuhan warga terdampak berjalan secara terkoordinasi.
Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Kepala BNPB Suharyanto, Bupati Solok Jon Firman Pandu serta jajaran Forkopimda. [*]












