Breaking NewsHeadlineJakartaNasionalNewsPendidikan

Kemenag Siapkan Kuota 40 Ribu Lebih Peserta PPG 2026, Digelar Akhir Tahun

×

Kemenag Siapkan Kuota 40 Ribu Lebih Peserta PPG 2026, Digelar Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini

Kementerian Agama menyiapkan kuota lebih dari 40.000 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2026 yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun. Kemenag juga menargetkan 181.000 guru non-ASN sebagai penerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

FOTO ISTIMEWA

JAKARTA|KLIKGENZ.COM – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan kuota lebih dari 40.000 peserta untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2026. Program tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada penghujung tahun ini sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan persiapan pelaksanaan PPG 2026 saat ini masih berlangsung. Pemerintah tengah mematangkan berbagai kebutuhan sebelum program tersebut diumumkan secara resmi.

“Insya Allah tahun ini kita juga ada kuota yang cukup besar ya, lebih dari 40.000 untuk PPG tahun 2026,” kata Amien di Gedung Kementerian Agama, Selasa (3/11/2026).

Menurut Amien, program PPG menjadi salah satu langkah strategis Kemenag dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Selain meningkatkan kompetensi guru, program ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Dia menjelaskan, informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran akan disampaikan setelah seluruh tahapan persiapan selesai.

Baca Juga  Fadli Zon Tegaskan Keberagaman Budaya Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

“Sekarang sedang berproses persiapannya. Nanti pada saatnya akan diumumkan setelah proses persiapannya tuntas semata,” tutur Amien.

Amien memastikan bahwa pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru tersebut direncanakan berlangsung pada akhir 2026.

“PPG ini tentunya nanti akan dilaksanakan di akhir tahun ini,” tandasnya.

Dengan kuota lebih dari 40.000 peserta, program PPG 2026 diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada para guru untuk meningkatkan kualifikasi profesional sekaligus memperoleh pengakuan kompetensi melalui pendidikan profesi.

Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 181 Ribu Guru Non-ASN

Selain menyiapkan program PPG 2026, Kementerian Agama juga memberikan perhatian terhadap perlindungan dan kesejahteraan guru, khususnya tenaga pendidik nonaparatur sipil negara (non-ASN).

Amien Suyitno mengungkapkan, pemerintah menyiapkan program perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi 181.000 guru non-ASN pada tahun ini.

Baca Juga  Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Jadwal Buka Puasa di Jakarta

Dia menegaskan bahwa jumlah tersebut merupakan target penerima manfaat yang telah disiapkan Kemenag untuk memberikan perlindungan sosial kepada para tenaga pendidik.

“Saya ulangi ya, BPJS itu penerimanya 181.000 guru,” kata Amien.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memperhatikan kesejahteraan guru. Kebijakan ini juga menjadi tindak lanjut dari arahan Menteri Agama sebelumnya.

“Ini komitmen luar biasa dari Kemenag atas arahan Pak Kiai Menteri ya, BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Amien menambahkan, program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi guru non-ASN, terutama mereka yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

“Sekali lagi penerima ini akan diberikan bagi guru non-ASN,” tandas Amien.

Melalui dua kebijakan tersebut, Kemenag berupaya memperkuat kualitas sekaligus perlindungan tenaga pendidik. Program PPG diharapkan meningkatkan kompetensi profesional guru, sementara fasilitas BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial bagi ratusan ribu guru non-ASN.[*]