Breaking NewsHeadlineInternasionalPeristiwa

Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, PM Janji Usut Tuntas

×

Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, PM Janji Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini

PM Pedro Sanchez menetapkan tiga hari berkabung nasional setelah tabrakan dua kereta cepat menewaskan sedikitnya 68 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.

foto istimewa

MADRID|KLIKGENZ.COM – Kecelakaan yang melibatkan dua kereta cepat di wilayah tengah Spanyol pada Rabu (28/10/2026) menewaskan sedikitnya 68 orang. Pemerintah Spanyol berjanji mengusut tuntas penyebab tragedi tersebut dan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan unsur kelalaian.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyampaikan komitmen itu saat mengunjungi lokasi kecelakaan di Urda, Toledo. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek yang berkaitan dengan insiden tersebut akan diperiksa oleh pihak berwenang.

Dikutip dari kantor berita Spanyol, EFE, Sanchez mengatakan penyelidikan harus mampu mengungkap penyebab kecelakaan secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya kelalaian.

“Kami akan mengusutnya hingga tuntas. Jika ada kelalaian, hal itu akan terungkap,” kata Sanchez.

Tragedi tersebut menjadi perhatian besar pemerintah Spanyol karena menambah daftar kecelakaan serius dalam sistem perkeretaapian negara itu. Pemerintah pun berkomitmen memastikan proses penyelidikan berjalan hingga penyebab pasti insiden diketahui.

Spanyol Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Sanchez menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Oktober 2026.

Sanchez menilai kecelakaan kereta cepat yang kembali terjadi dalam satu tahun merupakan peristiwa serius yang tidak dapat diterima. Ia merujuk pada kecelakaan kereta lain yang terjadi di Adamuz, Cordoba, pada Januari 2026.

Meski kedua insiden sama-sama melibatkan transportasi kereta api, Sanchez menyebut hasil penyelidikan awal mengindikasikan bahwa penyebab kedua kecelakaan kemungkinan berbeda.

Namun, ia menegaskan bahwa kesimpulan akhir tidak boleh didasarkan pada dugaan semata. Penentuan penyebab kecelakaan harus dilakukan oleh tim penyelidik independen dan otoritas peradilan yang berwenang.

Baca Juga  Mengaku Sakit Jantung, Nanik S. Deyang Akhirnya Mundur Sebagai Kepala BGN

Pemerintah Spanyol juga berjanji mengambil langkah perbaikan apabila penyelidikan menemukan kelemahan dalam sistem keselamatan perkeretaapian.

Menurut Sanchez, langkah tersebut diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sekaligus memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Oposisi Desak Penyelidikan Independen

Di sisi lain, pemimpin oposisi dari Partai Rakyat, Alberto Nunez Feijoo, mendesak pemerintah dan otoritas peradilan segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas kecelakaan tersebut.

Feijoo menekankan bahwa proses investigasi harus melibatkan seluruh sumber daya yang tersedia dan berlangsung tanpa campur tangan pihak mana pun.

Ia menilai masyarakat Spanyol berhak mengetahui kondisi sebenarnya dari infrastruktur transportasi yang digunakan setiap hari. Karena itu, pemeriksaan tidak seharusnya hanya berfokus pada lokasi kecelakaan, tetapi juga mencakup jaringan perkeretaapian secara lebih luas.

Meski mendesak penyelidikan independen, Feijoo memilih tidak membahas pihak yang seharusnya bertanggung jawab secara politik atas tragedi tersebut.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah mengungkap fakta dan memastikan penyebab kecelakaan diketahui secara transparan.

Desakan dari pihak oposisi tersebut menambah tekanan terhadap pemerintah untuk memastikan proses investigasi berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Lebih dari 100 Orang Terluka, 15 Kritis

Selain korban meninggal dunia, kecelakaan dua kereta cepat tersebut juga menyebabkan lebih dari 100 orang mengalami luka-luka.

Baca Juga  Peringatan Dini Cuaca Aktif di 15 Provinsi, Hujan Lebat Berpotensi Picu Banjir & Longsor

Seorang juru bicara perempuan pemerintah daerah Castilla-La Mancha mengatakan kepada AFP bahwa sebanyak 58 korban luka telah dibawa ke rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 15 orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Data tersebut menunjukkan besarnya dampak kecelakaan terhadap penumpang dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tim medis dan petugas terkait menangani para korban, sementara pihak berwenang melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan tabrakan.

Hingga informasi dalam laporan ini disampaikan, penyebab pasti kecelakaan belum ditetapkan. Kesimpulan resmi masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak independen dan otoritas peradilan.

Spanyol Gelar Mengheningkan Cipta untuk Korban

Sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kepada para korban, Federasi Pemerintah Kota dan Provinsi Spanyol menjadwalkan kegiatan mengheningkan cipta selama satu menit.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di kantor-kantor pemerintah kota di seluruh Spanyol pada Rabu pukul 20.00 waktu setempat.

Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan bagi para korban meninggal dunia sekaligus dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan dan para korban luka yang masih menjalani perawatan.

Pemerintah Spanyol kini menghadapi dua pekerjaan penting, yakni menuntaskan penyelidikan penyebab kecelakaan dan mengevaluasi sistem keselamatan transportasi kereta api.

Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai penyebab tragedi serta menjadi dasar bagi langkah perbaikan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.[*]