JAKARTA|KLIKGENZZ.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi dan bonus kepada para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali pada ajang Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 di Aichi-Nagoya, Jepang, September 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kontingen Indonesia. Namun, ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan prestasi untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang disegani melalui olahraga.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan bonus dan apresiasi kepada atlet peraih medali, Kamis (29/10/2026).
Berdasarkan hasil kompetisi, Indonesia berhasil mengumpulkan 39 medali pada Asian Games, terdiri atas lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sementara itu, pada Asian Para Games, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang 73 medali, dengan rincian 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.
Prabowo menilai pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan keras para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kontingen Indonesia.
Meski demikian, Presiden meminta seluruh atlet terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Menurutnya, olahraga bukan sekadar kompetisi untuk memperoleh medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan kekuatan bangsa.
“Olahraga adalah kehormatan bangsa, bangsa yang kuat akan mencerminkan bahwa rakyatnya kuat, rakyat yang kuat, rakyat yang semangat. Rakyat yang semangat, bangsa semangat, bangsa tidak dapat ditaklukan, kita ingin jadi bangsa yang terhormat,” ujar Prabowo.
Prabowo Minta Pembinaan Atlet Dimulai Sejak Usia Dini
Untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, Prabowo meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, pencarian dan pembinaan atlet berbakat harus dimulai sejak usia dini, termasuk melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penyediaan fasilitas olahraga di lingkungan sekolah.
Prabowo menyebut pemerintah akan melakukan perbaikan sekolah di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang unggul, termasuk dalam bidang olahraga.
“Kita harus membina dari anak-anak SD, untuk itu sekolah-sekolah akan kita perbaiki di seluruh Indonesia. Setiap kabupaten harus ada sekolah unggulan, setiap kecamatan akan kita perbaiki sekolah-sekolah, kita akan tambah sarana olahraga di setiap sekolah,” ujarnya.
Menurut Prabowo, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan prestasi di berbagai cabang olahraga. Karena itu, diperlukan pembinaan yang lebih terarah, terencana, dan melibatkan berbagai pihak.
Ia juga mengajak para pemimpin dan pengelola organisasi olahraga untuk memperkuat kerja sama dalam merumuskan strategi pengembangan olahraga nasional.
“Para pemimpin negara, para pengelola, mari kita bersatu, berjuang merumuskan langkah-langkah terbaik untuk bangsa kita, untuk anak-anak kita, untuk masa depan Indonesia,” jelasnya.
Daftar Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih, pemerintah memberikan bonus dengan nominal berbeda berdasarkan jenis medali dan kategori pertandingan.
Untuk atlet nomor perorangan, peraih medali emas mendapatkan bonus sebesar Rp3 miliar. Peraih medali perak memperoleh Rp525 juta, sedangkan peraih perunggu mendapatkan Rp262,5 juta.
Pada nomor ganda, pemerintah menetapkan bonus Rp2,4 miliar untuk emas, Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu.
Sementara itu, atlet nomor beregu mendapatkan bonus Rp1,5 miliar untuk medali emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu.
Tidak hanya atlet, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada para pelatih yang berperan dalam mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan kontingen Indonesia.
Untuk pelatih nomor perorangan atau ganda, bonus yang diberikan mencapai Rp900 juta bagi peraih emas, Rp157,5 juta untuk perak, dan Rp78,75 juta untuk perunggu.
Adapun pelatih nomor beregu memperoleh bonus Rp1,2 miliar untuk emas, Rp210 juta untuk perak, dan Rp105 juta untuk perunggu.
Khusus untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih atlet, bonus bagi pelatih diberikan sebesar Rp450 juta untuk emas, Rp78,75 juta untuk perak, dan Rp39,375 juta untuk perunggu.
Prabowo menegaskan bahwa pemberian bonus tersebut bukan semata-mata hadiah dalam bentuk materi, melainkan bentuk penghormatan negara terhadap dedikasi dan pengorbanan para atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia.
“Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan kalian. Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia. Berjuang terus, berprestasi terus. Indonesia harus jadi bangsa yang menang,” tuturnya.
Sejumlah Tokoh Olahraga dan Menteri Hadiri Penyerahan Bonus
Acara penyerahan bonus dan apresiasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari organisasi olahraga nasional.
Di antaranya Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia Muhammad Herindra, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid, serta Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Listyo Sigit Prabowo.
Hadir pula Chef de Mission kontingen Indonesia pada Asian Para Games, Reda Manthovani, serta Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) Rosan Roeslani.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga menghadiri kegiatan tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan.
Melalui pemberian bonus dan penguatan pembinaan atlet sejak usia dini, pemerintah berharap prestasi olahraga Indonesia terus meningkat dan mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan internasional mendatang.[*]











