EkonomiLifestyleNasionalTren

Apple Masuk Pasar Ponsel Lipat, Samsung Balik Menyerang dengan Galaxy Z Fold 8

Redaksi
×

Apple Masuk Pasar Ponsel Lipat, Samsung Balik Menyerang dengan Galaxy Z Fold 8

Sebarkan artikel ini

iPhone Duo dibanderol US$1.999, hanya sekitar US$100 lebih mahal dari Galaxy Z Fold 8. Samsung langsung menonjolkan pengalaman delapan generasi ponsel lipatnya.

Apple memasuki persaingan ponsel lipat melalui iPhone Duo, sementara Samsung menonjolkan pengalaman panjangnya mengembangkan perangkat foldable hingga generasi Galaxy Z Fold 8.

JAKARTA | KLIKGENZ.COM — Persaingan di pasar ponsel lipat memasuki babak baru setelah Apple resmi masuk ke segmen tersebut. Kehadiran iPhone Duo dengan harga US$1.999 atau sekitar Rp35 juta membuat Samsung harus menghadapi penantang baru dengan kekuatan merek dan ekosistem yang sangat besar.

Apple memperkenalkan iPhone Duo pada Rabu (9/9/2026) sebagai ponsel lipat pertamanya. Perangkat tersebut mengusung desain passport-style yang memungkinkan layar dilipat seperti sebuah buku atau paspor.

Langkah Apple ini langsung mendapat respons dari Samsung. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut melancarkan kampanye promosi yang menonjolkan pengalaman panjangnya di industri ponsel lipat, termasuk keunggulan desain dan perangkat keras.

Persaingan menjadi semakin menarik karena iPhone Duo hadir dengan harga yang hanya sekitar US$100 lebih mahal dibandingkan Samsung Galaxy Z Fold 8 yang dibanderol US$1.899 atau sekitar Rp33 juta.

Associate Director Counterpoint, Liz Lee, menilai strategi harga Apple cukup berani. Menurutnya, kehadiran Apple berpotensi mengubah peta persaingan industri ponsel lipat secara signifikan.

“Kami memperkirakan Apple benar-benar akan mengubah lanskap persaingan di pasar foldable, dan Samsung akan menghadapi tekanan pasar yang paling signifikan,” kata Liz Lee, dikutip dari Reuters.

Namun, Samsung dinilai masih memiliki sejumlah keunggulan, terutama pengalaman, skala produksi dan jaringan distribusi global yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Samsung Pamer Pengalaman Delapan Generasi

Samsung bukan pemain baru di industri ponsel lipat. Perusahaan tersebut memperkenalkan ponsel lipat pertamanya pada 2019.

Perjalanan awal Samsung di segmen ini tidak sepenuhnya mulus. Produk generasi pertama sempat menghadapi persoalan pada layar sehingga peluncurannya harus ditunda.

Baca Juga  POCO X8s Bakal Jadi Model Keempat Seri POCO X8, Bawa Kamera 50 MP

Meski demikian, Samsung terus mengembangkan teknologi tersebut hingga kini telah memasuki generasi kedelapan melalui Galaxy Z Fold 8.

Pengalaman tersebut kini menjadi salah satu modal Samsung untuk menghadapi Apple.

Samsung bahkan memasang sejumlah billboard di kota-kota besar dunia, termasuk Seoul, Tokyo dan London. Pesan yang digunakan perusahaan tersebut secara terang-terangan menekankan posisi mereka sebagai salah satu pelopor pasar ponsel lipat.

Salah satu slogan yang digunakan berbunyi “Selamat datang di dunia ponsel lipat”, sementara iklan lainnya menonjolkan klaim mengenai perangkat lipat yang sangat tipis.

Samsung juga mempublikasikan perjalanan pengembangan perangkat lipatnya, termasuk upaya perusahaan mengurangi bobot dan ketebalan perangkat dari generasi ke generasi.

Sindiran Samsung kepada Apple

Tidak hanya melalui iklan konvensional, Samsung juga merespons peluncuran iPhone Duo melalui media sosial X.

Sejumlah unggahan Samsung bernada sarkastis menyindir Apple yang baru memasuki pasar ponsel lipat setelah kategori tersebut lebih dahulu dikembangkan sejumlah produsen, terutama Samsung dan perusahaan teknologi asal China.

Samsung bahkan menggunakan narasi seperti “memanaskan kembali apa yang sudah kami mulai” dan “sejauh ini, masih sama saja” untuk menyampaikan pesan kepada kompetitornya.

Di sisi lain, Apple juga tidak datang tanpa kritik terhadap produk pesaing.

CEO baru Apple, John Ternus, sebelumnya mengkritik desain sejumlah perangkat lipat yang telah beredar. Ia menggambarkannya seperti dua ponsel yang ditempelkan menjadi satu secara kurang elegan.

Baca Juga  Pemerintah Uji Cairan Pemadam Brasil untuk Atasi Karhutla

Kini, kedua perusahaan sama-sama berusaha meyakinkan konsumen bahwa pendekatan merek mereka adalah pilihan terbaik untuk memasuki era ponsel lipat.

Apple Diprediksi Bisa Kuasai 25 Persen Pasar

Kehadiran Apple berpotensi memberikan tekanan besar terhadap dominasi Samsung.

Counterpoint memperkirakan Apple dapat menguasai sekitar 25 persen pasar ponsel lipat tahun ini, sementara Samsung diprediksi masih memimpin dengan pangsa sekitar 38 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa meski Samsung memiliki keunggulan sebagai pemain lama, Apple berpotensi langsung mengambil porsi signifikan dari pasar.

Persaingan juga menjadi semakin kompleks karena Samsung tidak hanya menghadapi Apple. Produsen asal China seperti Huawei terus memperkuat posisi di segmen ponsel lipat.

Menariknya, Apple juga memanfaatkan rantai pasokan yang telah berkembang berkat industri foldable yang sebelumnya dibangun para pemain seperti Samsung. Salah satunya adalah penggunaan layar lipat yang diproduksi oleh Samsung Display.

Chief Analyst CCS Insight, Ben Wood, menilai Apple memiliki strategi khas ketika memasuki sebuah kategori produk.

“Apple pandai menentukan waktu yang tepat dan memasuki pasar ketika sebuah produk telah mencapai tingkat kematangan tertentu,” katanya.

Dengan masuknya Apple, pertarungan ponsel lipat kini bukan lagi sekadar soal siapa yang lebih dulu meluncurkan teknologi.

Samsung membawa pengalaman delapan generasi, sementara Apple datang dengan kekuatan ekosistem dan basis pengguna iPhone yang sangat besar.

Pertarungan keduanya pun berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik di industri smartphone dalam beberapa tahun ke depan. [*]