Breaking NewsBukittinggiNewsPeristiwaSumbar

Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi Amblas Akibat Hujan Deras, Kendaraan Dialihkan

×

Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi Amblas Akibat Hujan Deras, Kendaraan Dialihkan

Sebarkan artikel ini

Jalan sepanjang 20 meter di Jorong Sungai Taleh, Kabupaten Agam, putus total dan arus kendaraan dialihkan melalui Simpang Patai menuju Palupuh.

foto istimewa

LUBUK BASUNG|KLIKGENZ.COM – Jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, amblas akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Agam, Jumat (11/9/2026).

Akibat kondisi tersebut, ruas jalan di Jorong Sungai Taleh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, tidak dapat dilalui kendaraan. Arus lalu lintas kemudian dialihkan untuk menghindari lokasi jalan yang terputus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Rahmat Lasmono mengatakan, jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah sehingga kendaraan tidak memungkinkan untuk melintas.

“Jalan putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga dialihkan ke Simpang Patai menuju Palupuh,” kata Rahmat di Lubukbasung, Jumat.

Jalan Amblas Sepanjang 20 Meter

Rahmat menjelaskan, jalan yang amblas memiliki panjang sekitar 20 meter dengan lebar mencapai empat meter.

Kerusakan terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga  Yota Balad Lantik 54 Pejabat, Rudy Repenaldi Rilis Resmi Gabung Pemko Pariaman

Menurutnya, lokasi tersebut sebelumnya juga sempat mengalami longsor. Kondisi itu menyebabkan bahu jalan mengalami kerusakan hingga akhirnya badan jalan ikut amblas.

“Sebelumnya pada lokasi yang sama telah terjadi longsor yang menyebabkan amblasnya bahu jalan,” ujarnya.

BPBD Agam kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah Kecamatan Palembayan dan Pemerintah Nagari Baringin untuk menangani kondisi tersebut.

Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat guna mempercepat penanganan ruas jalan yang terdampak.

Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi

Untuk mendukung proses penanganan, alat berat jenis excavator telah berada di lokasi jalan yang amblas.

Petugas juga memasang tanda atau penanda di sekitar lokasi sebagai bentuk peringatan bagi pengendara agar tidak melintas di area yang berbahaya.

“Saat ini alat berat jenis excavator telah di lokasi dan telah kita beri tanda bahwasanya jalan terban,” kata Rahmat.

Baca Juga  BMKG Ungkap Potensi Tsunami Danau Maninjau, Dipicu Gempa Segmen Kajai–Talamau

BPBD Agam mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintasi wilayah Kabupaten Agam, meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras turun.

Pengendara diminta menghindari kawasan yang dikenal rawan longsor maupun jalan yang mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

Imbauan serupa disampaikan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan dataran rendah dan perbukitan.

Warga diminta segera meninggalkan rumah dan menuju lokasi yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda awal terjadinya bencana, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu cukup lama.

“Jangan melewati daerah rawan tanah longsor dan segera mengungsi ke lokasi aman,” pungkas Rahmat.

Kondisi jalan amblas ini menjadi perhatian karena ruas tersebut merupakan salah satu akses penghubung antardaerah di Sumatera Barat. Pengguna jalan diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur pengalihan hingga kondisi jalan dinyatakan aman untuk kembali dilalui.[*]