PADANG PARIAMAN|KLIKGENZ.COM – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Perikanan menyalurkan sebanyak 50.000 ekor benih ikan mas dan ikan nila kepada kelompok masyarakat di tujuh nagari, Rabu (21/10/2026). Bantuan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi perikanan lokal, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Penyaluran benih ikan tersebut merupakan bagian dari program restocking perairan umum, yaitu upaya menambah populasi ikan di sungai, danau, rawa, serta berbagai perairan umum lainnya. Program ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di tingkat nagari.
Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap program pemerintah daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Alfian, mengoordinasikan penyaluran bantuan benih ikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi penerima manfaat.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya menambah ketersediaan ikan di perairan umum, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi perikanan secara produktif dan berkelanjutan.
Tujuh Nagari Terima Bantuan Benih Ikan
Sebanyak tujuh nagari di Kabupaten Padang Pariaman menerima bantuan benih ikan mas dan ikan nila tersebut. Nagari penerima meliputi Campago, Sikucur, Lareh Nan Panjang Selatan, Lareh Nan Panjang Barat, Sungai Sariak, Seulayat Ulakan, dan Sungai Gimba Ulakan.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor perikanan di berbagai wilayah.
Khusus di Nagari Sungai Gimba Ulakan, penyerahan bantuan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Komisi II, Syafrinaldi, yang berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan unsur legislatif diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap program pengembangan perikanan serta memastikan bantuan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
Diharapkan Tingkatkan Pendapatan Masyarakat
Melalui wali nagari masing-masing, masyarakat penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Padang Pariaman atas perhatian serta dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor perikanan.
Masyarakat berharap bantuan 50.000 ekor benih ikan tersebut dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal sehingga memberikan hasil yang berkelanjutan.
Pengelolaan yang baik diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi potensi perikanan lokal, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka peluang sumber penghasilan tambahan bagi kelompok penerima manfaat.
Selain itu, program restocking juga diharapkan dapat membantu menjaga populasi ikan di perairan umum. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya perikanan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlanjutan sumber daya alam untuk masa mendatang.
Perikanan Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Nagari
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap sektor perikanan dapat terus berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki potensi perairan umum.
Penyaluran benih ikan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat pemanfaatan potensi lokal sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usaha di bidang perikanan.
Keberhasilan program tersebut juga membutuhkan keterlibatan aktif kelompok penerima dalam menjaga, memelihara, dan mengelola benih ikan sesuai dengan kondisi perairan setempat.
Dengan pengelolaan yang tepat, bantuan benih ikan mas dan nila diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan warga hingga ke tingkat nagari.
Melalui program ini, Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan berbasis potensi lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.[*]











