Breaking NewsHeadlineNewsPadangSumbar

Aki EWS Banjir Dicuri di Kuranji Padang, BPBD Angkat Bicara

×

Aki EWS Banjir Dicuri di Kuranji Padang, BPBD Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

Aki perangkat peringatan dini banjir dilaporkan hilang di Pasalalalang, Kuranji. BPBD Padang akan berkoordinasi dan mengimbau masyarakat menjaga fasilitas mitigasi bencana.

foto istimewa

PADANG|KLIKGENZ.COM – Peralatan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, kembali menjadi sasaran pencurian. Kali ini, aki yang merupakan bagian dari perangkat EWS dilaporkan hilang di kawasan Pasalalalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, pada Sabtu (17/10/2026) dini hari.

Kehilangan komponen tersebut menjadi perhatian karena EWS memiliki peran penting dalam mendukung upaya mitigasi bencana, terutama untuk memberikan peringatan kepada masyarakat ketika potensi banjir mengancam permukiman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan informasi mengenai hilangnya aki pada perangkat peringatan dini tersebut.

“Infonya benar, ada aki yang hilang,” kata Hendri saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (17/10/2026) siang.

Hendri menyayangkan aksi pencurian yang kembali menyasar fasilitas mitigasi bencana tersebut. Menurutnya, keberadaan perangkat EWS sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya banjir.

Pencurian ini juga menjadi perhatian karena Kota Padang baru saja dilanda banjir bandang pada 10 Oktober 2026. Dalam situasi tersebut, kesiapan sarana peringatan dini menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan melindungi keselamatan warga.

Baca Juga  Badminton Cup FKIKSP 2026 Meriah, 32 Pasangan Bertanding Perebutkan Gelar Juara

BPBD Padang Akan Koordinasi Tindak Lanjut Pencurian

Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kota Padang akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti informasi kehilangan aki pada perangkat EWS di kawasan Kuranji.

Koordinasi diperlukan untuk memastikan penanganan kejadian serta mengetahui langkah yang perlu dilakukan terhadap fasilitas peringatan dini yang terdampak.

Hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang diduga melakukan pencurian maupun apakah kehilangan aki tersebut menyebabkan perangkat EWS tidak dapat berfungsi secara optimal.

Kondisi perangkat setelah kejadian perlu dipastikan agar fungsi sistem peringatan dini tetap dapat mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya banjir.

Masyarakat Diminta Ikut Menjaga Fasilitas EWS

BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas EWS yang telah dipasang di sejumlah lokasi. Perangkat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

Baca Juga  20 SMA/MA Terbaik SNBP 2026: Bandarlampung hingga Bukittinggi Dominasi Kelulusan

Hendri berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat merusak, mengambil, ataupun menghilangkan komponen perangkat peringatan dini. Pasalnya, fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan upaya perlindungan keselamatan warga ketika bencana terjadi.

Keberadaan EWS tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebencanaan, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat agar dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Pencurian komponen perangkat mitigasi bencana berpotensi menambah pekerjaan pemeliharaan sekaligus mengganggu kesiapan fasilitas apabila kerusakan atau kehilangan tersebut berdampak pada operasional sistem.

Karena itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas EWS.

BPBD Kota Padang berharap seluruh pihak dapat meningkatkan kepedulian terhadap sarana mitigasi bencana agar upaya pengurangan risiko banjir berjalan optimal dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.[*]