NewsPadang Pariaman

Idul Fitri 1447 H di Padang Pariaman: Bupati Ajak Bangkit dari Bencana dan Perkuat Solidaritas Sosial

Redaksi
×

Idul Fitri 1447 H di Padang Pariaman: Bupati Ajak Bangkit dari Bencana dan Perkuat Solidaritas Sosial

Sebarkan artikel ini

John Kenedy Azis tekankan kepedulian, persatuan, dan percepatan pemulihan pascabencana dalam Salat Idul Fitri

■ Ribuan jamaah memadati Masjid Raya Ali Mukhni saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 H di Padang Pariaman, sementara Bupati John Kenedy Azis menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya kepedulian dan kebersamaan dalam masa pemulihan pascabencana.

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di kawasan Masjid Raya Ali Mukhni, Jumat (21/3/2026). Ribuan jamaah hadir dalam suasana khidmat, menjadikan momen Lebaran sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Perayaan Idul Fitri tahun ini memiliki makna yang lebih dalam bagi masyarakat Padang Pariaman, yang tengah berada dalam fase pemulihan pascabencana yang melanda beberapa bulan terakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah Ramadan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

“Idul Fitri adalah saat kita kembali ke fitrah, sekaligus memperkuat kepedulian. Di tengah kondisi daerah yang sedang dalam pemulihan pascabencana, mari kita saling membantu dan menguatkan,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghapus perbedaan, saling memaafkan, dan mempererat persatuan demi kemajuan daerah.

Baca Juga  Rahmat Bagja Bedah Lima Buku Dosen FH Unand dalam Lustrum XV

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan, terutama dalam proses pemulihan yang masih berlangsung.

“Momentum Idul Fitri ini mari kita jadikan sebagai titik awal memperkuat silaturahmi. Hilangkan perbedaan, saling memaafkan, dan bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan lahan pertanian guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya nilai kejujuran sebagai prinsip hidup, serta mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam kegiatan positif sebagai harapan masa depan Padang Pariaman.

“Kepada generasi muda, jadilah pribadi yang produktif dan berkontribusi. Kalian adalah harapan daerah ini ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memohon doa masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah dengan baik dalam membangun Padang Pariaman.

Baca Juga  CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Buka Layanan IKD dan Pelinsos

Sementara itu, khotbah Idul Fitri disampaikan oleh Isnaini Khatib Ibrahim yang mengangkat tema kemenangan sejati dalam melawan hawa nafsu selama bulan Ramadan.

Ia menjelaskan bahwa Idul Fitri dimaknai sebagai kembalinya manusia kepada kesucian, sebagaimana saat dilahirkan, sekaligus menjadi momentum untuk menjaga kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama dalam menghadapi ujian dan musibah.

“Bencana yang terjadi hendaknya menjadi bahan introspeksi diri. Dari situ lahir rasa empati, kepedulian, dan semangat untuk saling membantu,” pesannya.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri ini tidak hanya menjadi simbol kemenangan spiritual, tetapi juga refleksi kolektif masyarakat dalam memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan semangat bangkit bersama menuju Padang Pariaman yang lebih tangguh. [*]