Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah. Jalur ini merupakan akses utama penghubung Bandung menuju Tasikmalaya yang kerap dilalui pemudik saat arus mudik Lebaran.
Kecelakaan dilaporkan terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sehingga kondisi jalan menjadi licin.
“Iya, tadi kisaran jam setengah sembilan malam. Pas hujan deras,” ujar Aep, petugas Masjid Babussalam yang berada di dekat lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi dan informasi awal di lapangan, kecelakaan melibatkan bus Maharani, satu unit minibus, serta sebuah truk yang datang dari arah berlawanan. Bus tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Bali menuju Tasikmalaya.
Sopir cadangan bus menyebutkan saat kejadian terdapat tiga awak bus dan enam penumpang di dalam kendaraan.
Beruntung, seluruh penumpang bus dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Para penumpang kemudian dipindahkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Tasikmalaya.
Namun, sopir bus mengalami luka pada bagian lutut dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, dari kendaraan lain yang terlibat kecelakaan, dua penumpang minibus dilaporkan mengalami luka ringan. Dua orang dari truk juga mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur mudik dari Bandung menuju Tasikmalaya sempat mengalami kemacetan cukup panjang hingga sekitar tiga kilometer.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan serta mengatur arus kendaraan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur mudik tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. [*rri]











