NewsSumbar

Mahyeldi Sidak Samsat Padang Panjang, Bongkar Buruknya Komunikasi Krisis Pelayanan

Redaksi
×

Mahyeldi Sidak Samsat Padang Panjang, Bongkar Buruknya Komunikasi Krisis Pelayanan

Sebarkan artikel ini

Warga mengantre berjam-jam tanpa kepastian usai Lebaran, gubernur tegur keras “layanan bisu” akibat gangguan server

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung antrean wajib pajak saat inspeksi mendadak di Kantor Samsat Padang Panjang, Rabu (25/3/2026), menyusul keluhan masyarakat akibat gangguan server dan minimnya komunikasi pelayanan. [Foto Pemprov Sumbar.]

PADANG PANJANG | KLIKGENZ.COM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membongkar lemahnya komunikasi krisis pelayanan publik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Samsat Padang Panjang, Rabu (25/3/2026).

Sidak tersebut dilakukan pada hari pertama kerja usai cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, ketika antrean wajib pajak kendaraan membludak. Warga terpaksa menunggu berjam-jam tanpa kepastian akibat terganggunya server pusat.

Alih-alih memberikan penjelasan, petugas di lokasi justru dinilai tidak responsif. Situasi ini membuat masyarakat kebingungan karena tidak mendapat informasi terkait penyebab terhentinya pelayanan.

Mahyeldi yang menyaksikan langsung kondisi tersebut menegur keras aparatur di lapangan. Ia menilai kegagalan komunikasi justru memperburuk dampak gangguan teknis.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Butuh Rp21,44 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana 16 Daerah

“Ini yang kita sayangkan. Kualitas komunikasi di sini harus ditingkatkan,” tegas Mahyeldi di hadapan petugas.

Komunikasi Jadi Titik Lemah

Mahyeldi menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan kunci utama dalam pelayanan publik, terutama saat terjadi gangguan. Menurutnya, masalah teknis seperti server padam tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan komunikasi kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengakhiri praktik “layanan bisu” yang membuat warga terjebak dalam ketidakpastian.

“Ke depan hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Kalau ada kendala, sampaikan dan umumkan segera. Jangan sampai masyarakat menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

Baca Juga  Kerugian Kebakaran Pasar Kayu Tanam Rp2,5 Miliar, BPBP Padang Pariaman Siapkan Penanganan Darurat

Masuk Evaluasi Provinsi

Sidak ini turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Dinas Perhubungan, Dedy Diantolani. Temuan di lapangan dipastikan menjadi bahan evaluasi serius di tingkat provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga mengambil alih komunikasi dengan masyarakat. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus apresiasi kepada warga yang tetap patuh membayar pajak.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah patuh membayar pajak. Ini bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tutupnya. [*]