Headline

Peringati Hari Kartini 2026, Selvi Gibran Dorong Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Rembang

Redaksi
×

Peringati Hari Kartini 2026, Selvi Gibran Dorong Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Rembang

Sebarkan artikel ini

Kunjungan ke Desa Nelayan Pasar Banggi tegaskan komitmen penguatan kesehatan dan ekonomi perempuan

REMBANG | KLIKGENZ.COM — Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan untuk memperkuat peran perempuan di sektor pesisir. Selvi Gibran Rakabuming bersama organisasi Seruni Kabinet Merah Putih mengunjungi Desa Nelayan Pasar Banggi, Kabupaten Rembang, Senin (21/04/2026).

Kunjungan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas hidup perempuan pesisir, khususnya melalui akses layanan kesehatan dan penguatan ekonomi berbasis lokal.

Dalam agenda tersebut, Selvi meninjau langsung program Cek Kesehatan Gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya perempuan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama kesejahteraan keluarga.

Baca Juga  Program MBG Libatkan 52 Ribu UMKM, Buka Peluang Ekonomi bagi Petani dan Peternak Lokal

Tak hanya itu, ia juga mengunjungi pameran UMKM yang menampilkan beragam produk olahan hasil laut khas daerah, seperti kerupuk ikan, rengginang teri, hingga minuman kawis. Produk-produk tersebut merupakan hasil karya perempuan lokal yang aktif mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya pesisir.

Keberadaan UMKM ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga ketahanan keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Momentum Hari Kartini ini sekaligus menegaskan bahwa perempuan masa kini adalah representasi semangat emansipasi: tangguh dalam menghadapi tantangan, kreatif dalam menciptakan peluang, dan mandiri dalam membangun kesejahteraan.

Baca Juga  Pangdam XX/TIB Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda dan Sumur Bor Oleh TNI di Padang Pariaman

Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, perempuan pesisir diharapkan semakin berdaya dan mampu menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi inklusif di daerah. [*]