GARUT | KLIKGENZ.COM — Memasuki delapan hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau H-8 Lebaran 2026, arus kendaraan pemudik di Jalur Selatan Jawa Barat mulai mengalami peningkatan.
Pantauan di kawasan Limbangan, Kabupaten Garut, Jumat (13/3/2026), menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat mulai memadati jalur utama yang menghubungkan Bandung menuju Tasikmalaya hingga Jawa Tengah.
Berdasarkan pemantauan di Pos Terpadu GTC Limbangan, kendaraan dengan pelat nomor B (Jakarta dan sekitarnya) serta pelat D (Bandung dan wilayah Jawa Barat) terlihat mendominasi arus lalu lintas sejak sore hari. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar tanpa antrean panjang.
Para pemudik masih dapat melintasi jalur tersebut dengan kecepatan relatif normal. Namun kawasan Limbangan dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan di Jalur Selatan Jawa Barat.
Kemacetan biasanya terjadi di sekitar Pasar Limbangan akibat tingginya aktivitas warga, kendaraan yang keluar masuk persimpangan, serta angkutan umum yang kerap berhenti di bahu jalan.
Kondisi tersebut kerap memperlambat laju kendaraan pemudik yang melintas dari arah Bandung menuju Tasikmalaya hingga wilayah Jawa Tengah. Bahkan pada puncak kepadatan, antrean kendaraan di kawasan ini bisa mencapai hingga lima kilometer.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan potensi kemacetan selama Lebaran, pihak kepolisian melalui Polres Garut mengerahkan sebanyak 1.747 personel dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Personel tersebut disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengatur lalu lintas serta memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi wilayah Garut selama musim mudik Lebaran tahun ini. [*]











