JakartaNews

Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Sentuh Rp2,98 Juta Sepekan ke Depan

Redaksi
×

Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Sentuh Rp2,98 Juta Sepekan ke Depan

Sebarkan artikel ini

Faktor suku bunga global hingga tensi geopolitik jadi penentu arah harga emas domestik

JAKARTA | KLIKGENZ.COM — Pergerakan harga emas batangan dalam negeri diproyeksikan masih fluktuatif dalam sepekan ke depan, seiring dinamika global yang dipengaruhi kebijakan suku bunga hingga ketegangan geopolitik. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan bergerak di kisaran Rp2.800.000 hingga Rp2.980.000 per gram.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan bahwa harga emas Antam pada akhir pekan ditutup di level Rp2.893.000.

“Jika turun, support pertama di Rp2.840.000 dan support kedua di Rp2.800.000,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Sementara itu, untuk potensi kenaikan, harga emas diprediksi akan menghadapi resistance di level Rp2.920.000 pada awal pekan. Dalam jangka sepekan, resistance lanjutan diperkirakan berada di Rp2.980.000.

Tekanan Global dan Spekulasi Pasar

Menurut Ibrahim, arah harga emas masih dibayangi oleh potensi kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral global. Kenaikan suku bunga berpotensi menguatkan dolar AS, yang biasanya menekan harga emas dunia.

Baca Juga  Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Akad Nikah Digelar 20 September 2026

“Ada kekhawatiran bank sentral global akan kembali menaikkan suku bunga, sehingga indeks dolar menguat dan harga emas terkoreksi,” jelasnya.

Namun demikian, ia tetap optimistis harga emas akan kembali menguat, meski menunggu momentum yang tepat di pasar global.

Geopolitik Jadi Penentu Sentimen

Selain faktor moneter, ketegangan geopolitik juga menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan harga emas. Pasar saat ini mencermati dinamika konflik global, khususnya potensi eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Menurut Ibrahim, sebagian pelaku pasar menilai bahwa konflik berskala besar dapat menjadi katalis utama penguatan harga emas sebagai aset safe haven.

Baca Juga  Kades Bojakan Paulus Ngauk Berharap Bupati Mentawai Wujudkan Akses Jalan Darat Sotboyak–Bojakan

“Pasar menunggu perkembangan konflik. Jika eskalasi meningkat, harga emas berpotensi melonjak signifikan,” katanya.

Sebaliknya, jika ketegangan mereda atau tidak berkembang menjadi konflik besar, harga emas berpotensi mengalami tekanan lanjutan.

Rupiah Jadi Penahan Koreksi

Di sisi domestik, pergerakan nilai tukar rupiah juga dinilai akan memengaruhi harga emas dalam negeri. Pelemahan rupiah terhadap dolar AS berpotensi menahan penurunan harga emas, meski harga global mengalami koreksi.

Kondisi ini membuat harga emas Antam tidak selalu bergerak searah dengan harga emas dunia, karena faktor kurs turut menjadi penopang.

Dengan kombinasi faktor global dan domestik tersebut, investor disarankan untuk mencermati perkembangan pasar secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi dalam waktu dekat. [*]