Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, periode cuaca tersebut berlaku mulai Jumat pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 07.00 WIB.
Khusus Kabupaten Padang Pariaman, hujan berpotensi turun mulai malam hari dan dapat berlanjut hingga dini hari. Kondisi ini juga berpeluang terjadi di Kota Pariaman, meski pada siang hingga sore hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Prakiraan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari, terutama pengguna jalan dan warga yang berada di wilayah rawan genangan maupun kondisi jalan licin saat hujan.
Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Malam Hari
Selain Padang Pariaman dan Kota Pariaman, hujan juga berpotensi terjadi di sejumlah daerah lainnya.
Kabupaten Pasaman Barat diprakirakan mengalami hujan ringan mulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga dini hari. Kabupaten Pasaman juga berpeluang mengalami hujan pada malam hingga dini hari.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Kabupaten Agam dan Lima Puluh Kota. Kedua wilayah tersebut berpotensi mengalami hujan pada malam hingga dini hari.
Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang juga memiliki peluang hujan pada malam hari. Sementara itu, kondisi di Padang Panjang diprakirakan kembali cerah pada dini hari hingga pagi.
Potensi hujan turut muncul di Kabupaten Solok dan Kota Solok, terutama pada malam hingga dini hari.
Sementara Kabupaten Sijunjung diprakirakan lebih banyak mengalami cuaca berawan hingga cerah berawan, meski peluang hujan masih terdapat pada waktu tertentu.
Di Kota Sawahlunto, hujan diprakirakan berpotensi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kabupaten Dharmasraya cenderung cerah berawan hingga berawan, dengan peluang cuaca cerah pada dini hari.
Kabupaten Solok Selatan juga berpotensi mengalami hujan pada malam hingga dini hari. Sedangkan Kota Padang diprakirakan mengalami hujan ringan pada malam hingga dini hari.
Untuk Kabupaten Pesisir Selatan, hujan berpotensi turun mulai sore hingga dini hari.
Kepulauan Mentawai Berpotensi Hujan Lebih Dominan
Kepulauan Mentawai menjadi salah satu wilayah yang diprakirakan memiliki potensi hujan cukup dominan sepanjang periode prakiraan.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang melakukan aktivitas di wilayah pesisir maupun kegiatan yang berkaitan dengan transportasi laut.
Suhu Sumbar 16-31 Derajat Celsius
Selain potensi hujan, BMKG juga memprakirakan suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 16 hingga 31 derajat Celsius.
Suhu terendah diprakirakan terjadi di Kabupaten Solok dengan kisaran 16-27 derajat Celsius. Sementara suhu tertinggi mencapai 31 derajat Celsius, terutama di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya.
Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 5 hingga 35 kilometer per jam. Kepulauan Mentawai berpotensi mengalami angin paling kencang dengan kecepatan mencapai 35 kilometer per jam.
Adapun Kota Padang diprakirakan memiliki kecepatan angin hingga 25 kilometer per jam, sedangkan Kabupaten Pesisir Selatan hingga 23 kilometer per jam.
Kelembapan udara di Sumbar diprakirakan berada pada rentang 53 hingga 100 persen. Kelembapan tertinggi, mencapai 100 persen, berpotensi terjadi di Kota Padang Panjang.
Dengan adanya potensi hujan pada sejumlah wilayah, masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG, khususnya ketika akan melakukan aktivitas di luar rumah pada sore hingga malam hari. [*]











