Breaking NewsBukittinggiHeadlineNasionalNewsSumbar

Pemkot Bukittinggi Luncurkan Angkutan Gratis untuk 874 Pelajar

×

Pemkot Bukittinggi Luncurkan Angkutan Gratis untuk 874 Pelajar

Sebarkan artikel ini

Program angkutan sekolah gratis Bukittinggi tahap awal melayani 874 pelajar dari delapan SMP Negeri dengan dukungan 53 unit angkutan umum.

foto istimewa

BUKITTINGGI|KLIKGENZ.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi resmi meluncurkan program unggulan angkutan sekolah gratis bagi pelajar, Senin (5/10/2026).

Program tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Pada tahap awal, layanan angkutan gratis diperuntukkan bagi 874 pelajar SMP Negeri yang tersebar di delapan sekolah di Kota Bukittinggi.

Ramlan mengatakan program angkutan gratis bagi pelajar dirancang untuk memberikan kemudahan transportasi sekaligus mengurangi beban orang tua.

Selain itu, program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Bukittinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Yang kita inginkan adalah memastikan anak ini pergi dari rumah, diantar ke sekolah, dan dari sekolah nanti dijemput lagi untuk pulang ke rumah. Tujuan kita adalah memberikan disiplin dan memastikan anak-anak betul pergi sekolah dan pulang sekolah ke rumah,” kata Ramlan.

874 Pelajar Dilayani 53 Angkutan Umum

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi Elza Aulia mengatakan program angkutan sekolah gratis merupakan bagian dari program unggulan Pemkot Bukittinggi bertajuk Pendidikan Gemilang.

Program tersebut bertujuan memberikan akses transportasi gratis bagi pelajar dari rumah menuju sekolah maupun sebaliknya.

Pada tahap uji coba, sebanyak 874 pelajar dari delapan SMP Negeri di Bukittinggi akan mendapatkan layanan tersebut.

Baca Juga  UPDATE Tabrakan Kereta Bekasi: 71 Korban Dievakuasi, 4 Tewas, Evakuasi Masih Berlangsung

Pelaksanaan program didukung 53 unit angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan laik jalan.

“Untuk tahap uji coba ini, program angkutan sekolah gratis diperuntukkan bagi 874 pelajar yang tersebar di delapan SMP Negeri di Kota Bukittinggi, dengan dukungan 53 unit angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan laik jalan,” ujar Elza.

Selain memberikan kemudahan bagi pelajar, program ini juga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan usaha pengemudi dan operator angkutan umum di daerah tersebut.

Wali Kota Minta Sopir Berikan Contoh yang Baik

Ramlan meminta organisasi angkutan darat (Organda) dan koperasi angkutan yang terlibat dalam program tersebut memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi rapi, bersih, aman, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ia juga meminta para pengemudi memberikan contoh yang baik kepada para pelajar selama perjalanan.

“Tidak boleh ugal-ugalan dan tidak boleh musik keras. Program ini bukan untuk anak pergi bermain, tetapi dari rumah ke sekolah dan dari sekolah kembali ke rumah,” tegas Ramlan.

Menurutnya, program angkutan gratis tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan transportasi, tetapi juga diharapkan membantu membentuk kedisiplinan pelajar.

Didukung Perda dan APBD

Pelaksanaan program angkutan sekolah gratis tersebut didukung Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 1 Tahun 2026 tentang Transportasi Darat.

Baca Juga  Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Gontor, Disambut Peserta

Pemkot Bukittinggi juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi melibatkan Dinas Perhubungan, pihak sekolah, camat, dan lurah.

Hasil evaluasi akan menjadi bahan untuk menyempurnakan layanan sekaligus menentukan pengembangan program pada tahap berikutnya, termasuk kemungkinan perluasan kepada sekolah swasta.

DPRD Bukittinggi Apresiasi Program

Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi mengapresiasi peluncuran program angkutan sekolah gratis tersebut.

Menurutnya, program tersebut telah masuk dalam rencana pembangunan daerah sebagai salah satu program unggulan kepala daerah. Pelaksanaannya juga diperkuat dengan Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Transportasi Darat serta dukungan anggaran melalui APBD.

“Program ini sudah tertampung dalam RPJMD. Artinya, ini juga menjadi tanggung jawab moral kita di DPRD untuk bersama-sama menyukseskannya,” ujar Syaiful.

Ia mengatakan DPRD melalui Komisi III akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program angkot gratis tersebut.

“Kalau ada kekurangan atau hal yang perlu dievaluasi, tentu bisa dilakukan perbaikan-perbaikan ke depan,” katanya.

Dengan dimulainya program tersebut, Pemkot Bukittinggi berharap akses transportasi pelajar menjadi lebih mudah, aman, dan terjangkau, sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga dan sektor angkutan umum di daerah tersebut.[*]