HeadlineNewsSumbar

BPS Sumbar Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026, Dilindungi Enkripsi dan Standar BSSN

Redaksi
×

BPS Sumbar Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026, Dilindungi Enkripsi dan Standar BSSN

Sebarkan artikel ini

Data pelaku usaha dipastikan aman, BPS gunakan enkripsi end-to-end dan sertifikasi ISO 27001

PADANG | KLIKGENZ.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat memastikan bahwa seluruh data pelaku usaha yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan dijaga kerahasiaannya secara ketat.

Jaminan tersebut mencakup perlindungan terhadap berbagai informasi sensitif, mulai dari identitas pelaku usaha, nilai penjualan, hingga jumlah tenaga kerja.

Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 BPS Sumbar, Dewi Astuti, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu terkait keamanan data yang dikumpulkan langsung dari responden.

“Isu keamanan dan kerahasiaan data itu sangat sensitif. Karena itu, ada beberapa tahapan agar data yang dikumpulkan tetap aman,” ujar Dewi, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, dari sisi sistem, BPS telah menerapkan teknologi enkripsi end-to-end untuk memastikan hanya pihak yang berwenang yang dapat mengakses data tersebut.

Baca Juga  Napi Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Masih Sisa Hukuman 4 Tahun

Selain itu, sistem pengolahan data juga dirancang sesuai standar keamanan yang ditetapkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang turut melakukan pemantauan operasional secara berkala.

“Bahkan, infrastruktur teknologi BPS telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 tentang sistem manajemen keamanan informasi. Pelanggaran terhadap kerahasiaan data juga dapat dikenai sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dewi menyebut bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Kegiatan ini akan mendata seluruh usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro hingga besar yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Baca Juga  Tujuh Mahasiswi Tertipu Tiket Bus Rp5,8 Juta Usai Penerbangan Batal akibat Erupsi Anak Krakatau

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu saat didatangi petugas sensus. Petugas resmi akan dilengkapi atribut berlogo BPS-Sensus Ekonomi 2026 berupa rompi hitam serta tanda pengenal yang memiliki QR code unik.

“Jika ragu, masyarakat bisa meminta petugas menunjukkan surat tugas resmi dari BPS,” tambahnya.

Sebagai informasi, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, dengan tujuan memotret perkembangan seluruh sektor usaha non-pertanian di Indonesia. [*]