PADANG | KLIKGENZ.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) se-Kota Padang.
Penguatan literasi keuangan syariah Pemko Padang tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Literasi Ekonomi Keuangan Syariah bagi ASN Kota Padang yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Padang Indra Noveri, serta perwakilan OPD dan Perumda di lingkungan Pemko Padang.
Pemko Padang menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran untuk memastikan program dan kebijakan tata kelola pemerintahan berjalan selaras dengan landasan agama dan budaya.
Penerapan metode pengelolaan keuangan berbasis syariah di lingkungan Pemko Padang sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak Juli 2026.
Pemko Padang Raih Terbaik 1 Adinata Syariah
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, komitmen terhadap penerapan ekonomi dan keuangan syariah telah memberikan hasil positif.
Salah satunya ditandai dengan keberhasilan Pemko Padang meraih penghargaan Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat pada peringatan 17 Agustus lalu.
“Sejak bulan Juli lalu, kita sudah menerapkan metode pengelolaan keuangan berbasis syariah. Alhamdulillah, Pemko Padang meraih penghargaan Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat,” kata Maigus.
Menurut Maigus, edukasi dan sosialisasi mengenai ekonomi serta keuangan syariah diperlukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam sekaligus menyamakan persepsi di kalangan aparatur pemerintah.
Ia menilai, penerapan prinsip syariah yang belum sepenuhnya berjalan di tengah masyarakat maupun ASN pada umumnya tidak terlepas dari masih terbatasnya pemahaman dan literasi.
“Karena itu, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kebijakan tersebut,” katanya.
Keuangan Syariah Diharapkan Berbasis Kesadaran
Maigus menegaskan penerapan kebijakan keuangan syariah di lingkungan Pemko Padang diharapkan tidak hanya berjalan karena adanya perintah ataupun pendekatan kekuasaan.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus tumbuh dari kesadaran serta pemahaman yang sama di seluruh jajaran pemerintahan.
“Kita ingin kebijakan ini berjalan bukan sekadar karena pendekatan power atau perintah, melainkan karena seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama bahwa pengelolaan berbasis syariah ini adalah hal penting yang harus kita tindak lanjuti bersama,” ujarnya.
Karena itu, kegiatan peningkatan literasi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi ASN untuk memahami lebih jauh konsep dan penerapan ekonomi serta keuangan syariah dalam tata kelola pemerintahan.
ASN Diminta Sosialisasikan Kembali
Melalui kegiatan tersebut, para perwakilan OPD dan Perumda yang hadir juga diamanahkan untuk menyosialisasikan kembali materi edukasi mengenai keuangan syariah di lingkungan kerja masing-masing.
Sosialisasi tersebut diharapkan dilakukan secara berkelanjutan sehingga pemahaman mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah dapat diterapkan secara lebih luas.
Dengan langkah tersebut, Pemko Padang berharap penerapan pengelolaan keuangan berbasis syariah tidak hanya berlangsung karena instruksi, tetapi juga didukung oleh pemahaman dan kesadaran bersama seluruh jajaran pemerintahan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah di Kota Padang melalui peningkatan kapasitas aparatur dan penerapan prinsip syariah dalam tata kelola pemerintahan.[*]











