PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmad Hidayat, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 103 wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar di Asrama Haji Padang, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 20 hingga 24 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan nagari, sekaligus ruang bagi para wali nagari untuk saling bertukar pengalaman mengenai berbagai inovasi yang telah dikembangkan di masing-masing nagari.
Rahmad Hidayat mengapresiasi pelaksanaan Bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan tidak hanya menjadi ajang meningkatkan pengetahuan dan kapasitas wali nagari, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta membuka ruang berbagi informasi terkait inovasi dan tata kelola pemerintahan nagari.
“Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi informasi tentang inovasi yang telah dilakukan nagari masing-masing,” ujar Rahmad Hidayat.
Ia berharap pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama Bimtek dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nagari.
Menurutnya, pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan yang baik menjadi salah satu modal penting bagi wali nagari dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui Bimtek ini kita harapkan ke depan wali nagari memahami tata kelola pemerintahan yang baik, serta bisa berkolaborasi dengan para tokoh adat di nagari dalam upaya mewujudkan kehidupan masyarakat nagari,” katanya.
Rahmad menekankan, pembangunan nagari tidak dapat hanya mengandalkan pemerintahan formal. Menurutnya, keberadaan tokoh adat dan kekuatan sosial masyarakat merupakan bagian penting yang harus berjalan beriringan dengan pemerintahan nagari.
“Adat dan pemerintahan harus seiring dan sejalan untuk memajukan nagari di Padang Pariaman,” tegasnya.
Ia juga berharap hasil Bimtek tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di nagari masing-masing.
“Mudah-mudahan, ilmu dan wawasan yang didapatkan dari pelatihan ini dapat menjadi pedoman dan diimplementasikan, sehingga mampu bersaing dengan nagari-nagari lain,” harapnya.
Dengan berakhirnya Bimtek tersebut, para wali nagari diharapkan mampu membawa pengetahuan baru untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi pembangunan di masing-masing nagari.
Kolaborasi antara pemerintah nagari, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan nagari yang maju, mandiri dan memiliki tata kelola pemerintahan yang semakin baik. [*]











