PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman resmi membuka rekrutmen peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2026, sebagai langkah serius memperkuat keterlibatan publik dalam mengawal jalannya demokrasi.
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. P2P dirancang untuk mendorong masyarakat menjadi pengawas aktif, bukan hanya pemilih pasif dalam setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Rekrutmen dibuka dalam waktu terbatas, hanya selama tiga hari, 23 hingga 25 April 2026. Masyarakat yang berminat diminta segera mendaftar dengan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi.
Peserta diwajibkan menyiapkan:
- Daftar riwayat hidup
- Surat pernyataan
- Karya tulis bertema pengawasan partisipatif
Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Azwar Mardin menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pengawasan demokrasi.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk memilih, tetapi juga ikut memastikan prosesnya berjalan jujur dan adil,” saat ini bertepatan momentum padang pariaman mengelar Pilwana serntak 2026. ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga resmi. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Dengan partisipasi publik yang kuat, proses demokrasi diyakini akan berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Tak hanya itu, program P2P juga menjadi ruang edukasi politik bagi masyarakat agar lebih memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam sistem demokrasi.
Seluruh dokumen pendaftaran dapat dikirimkan melalui WhatsApp ke nomor resmi Bawaslu Padang Pariaman di 0821-6675-3735. Informasi lengkap terkait format dan persyaratan dokumen juga tersedia melalui tautan resmi maupun barcode pada flyer.

Bawaslu pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Pengawasan bukan hanya tugas lembaga, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tutup Azwar.
Dengan semangat kolaborasi, diharapkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan ke depan semakin berkualitas serta mendapat kepercayaan luas dari masyarakat. [*]











