NagariNewsPadang Pariaman

Jelang Pilwana 2026, Nagari Balai Baik Malai III Koto Deklarasikan Pilwana Badunsanak dan Aman

Redaksi
×

Jelang Pilwana 2026, Nagari Balai Baik Malai III Koto Deklarasikan Pilwana Badunsanak dan Aman

Sebarkan artikel ini

Panitia Pilwana, Karang Taruna, tokoh adat, dan masyarakat berkomitmen menjaga pelaksanaan Pilwana 2026 tetap aman, damai, dan berintegritas hingga hari pemungutan suara.

Panitia Pilwana bersama Karang Taruna, tokoh adat, dan masyarakat berkomitmen mewujudkan pemilihan wali nagari yang damai, berintegritas, dan bebas konflik.

PADANG PARIAMAN |KLIKGENZ.COM – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang akan digelar pada 27 Juni 2026, Panitia Pilwana Nagari Balai Baik Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, menggelar Deklarasi Pilwana Badunsanak dan Aman, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Panitia Pilwana, Karang Taruna Nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya sebagai bentuk komitmen bersama menjaga suasana demokrasi yang damai dan kondusif.

Deklarasi yang berlangsung dihadiri para calon wali nagari, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh adat, serta menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman.

Ketua Panitia Pilwana, Dul Azwar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat agar pelaksanaan Pilwana berjalan aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi nagari.

“Deklarasi ini lahir dari semangat kebersamaan antara panitia dan Karang Taruna. Harapan kami, Pilwana berjalan dengan aman, damai, dan lancar hingga terpilih serta dilantiknya wali nagari definitif,” ujarnya.

Tiga Kandidat Siap Bertarung

Pilwana Nagari Balai Baik Malai III Koto tahun 2026 diikuti oleh tiga calon wali nagari yang akan memperebutkan mandat masyarakat untuk memimpin nagari selama delapan tahun ke depan.

Baca Juga  Menkomdigi Tegas: Tak Ada Kompromi! X dan Bigo Live Jadi Contoh Kepatuhan PP TUNAS

Ketiga kandidat tersebut masing-masing nomor urut 1 Rahmat Jamil, nomor urut 2 Sudirman, dan nomor urut 3 Zainul Abidin.

Kehadiran ketiga calon dalam deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga persatuan masyarakat meskipun berbeda pilihan politik.

Pemerintah Nagari Apresiasi Deklarasi Damai

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Nagari Balai Baik Malai III Koto, Lukman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pilwana tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan menentukan arah pembangunan nagari ke depan.

“Semoga Pilwana ini menjadi titik awal kemajuan Nagari Balai Baik Malai III Koto dan melahirkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya.

KPU Tekankan Pentingnya Integritas Penyelenggara

Dalam sesi dialog dan penyampaian materi, Anggota KPU Kabupaten Padang Pariaman, Roza Mendes, menekankan pentingnya menjaga kualitas demokrasi melalui proses pemilihan yang jujur dan berintegritas.

Menurutnya, berbagai praktik yang berpotensi merusak demokrasi harus dihindari karena dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

“Integritas penyelenggara menjadi kunci utama. Panitia dan seluruh pihak yang terlibat harus menjaga netralitas serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan persepsi keberpihakan,” ujarnya.

Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Azwar Mardin, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan Pilwana yang berkualitas.

Baca Juga  Pemkab Padang Pariaman Perkuat Tebing Muaro Ulakan, Dua Ekskavator Disiagakan Atasi Banjir

Menurutnya, pengawasan yang paling efektif sesungguhnya berada di tengah masyarakat karena masyarakat menjadi pihak yang paling dekat dengan proses demokrasi yang berlangsung di nagari.

“Karang Taruna memiliki peran strategis dalam mengajak generasi muda untuk ikut mengawal jalannya Pilwana. Semangat pengawasan partisipatif perlu dibangun bersama agar seluruh tahapan berjalan dengan baik hingga hari pemungutan suara,” katanya.

Azwar juga mengapresiasi inisiatif Panitia Pilwana dan Karang Taruna yang menggagas deklarasi damai sebagai bentuk komitmen bersama menjaga demokrasi lokal yang sehat.

Pemuda Ingin Pilwana Melahirkan Pemimpin Terbaik

Ketua Karang Taruna Nagari Balai Baik Malai III Koto, Zhulfiqar Muclisin, mengatakan generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga suksesnya pelaksanaan Pilwana.

Ia berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang amanah, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan nagari dalam delapan tahun mendatang.

“Sebagai pemuda, kami ingin Pilwana ini berjalan baik tanpa gangguan yang dapat merusak demokrasi. Harapan kami, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa kemajuan bagi nagari dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Deklarasi Pilwana Badunsanak dan Aman tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, serta mendukung pelaksanaan Pilwana yang damai, demokratis, dan berintegritas. [*]