NagariNews

Polling Calon Wali Nagari Malai III Koto 2026 Dibuka, Warga Mulai Tentukan Pilihan

Redaksi
×

Polling Calon Wali Nagari Malai III Koto 2026 Dibuka, Warga Mulai Tentukan Pilihan

Sebarkan artikel ini

Tahapan Pilwana Serentak 2026 Padang Pariaman terus berjalan, pencoblosan dijadwalkan 27 Juni 2026.

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak Tahun 2026 di Kabupaten Padang Pariaman terus bergulir. Setelah proses penetapan calon dan nomor urut, perhatian masyarakat kini tertuju pada figur yang akan memimpin Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging, untuk delapan tahun mendatang.

Masyarakat mulai aktif mengikuti perkembangan Pilwana dengan mengenali lebih dekat para kandidat calon wali nagari, mulai dari rekam jejak, pengalaman, kapasitas kepemimpinan hingga visi dan komitmen dalam membangun nagari.

Baca Juga  Pemprov Sumbar dan OJK Perkuat Inklusi Keuangan, Dorong Literasi untuk Cegah Investasi Bodong

Pilwana serentak Kabupaten Padang Pariaman sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 mendatang melalui proses pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Momentum demokrasi tingkat nagari ini dinilai sangat penting karena akan menentukan arah pembangunan, pelayanan masyarakat, serta kemajuan Nagari Malai III Koto ke depan.

Sebagai bentuk partisipasi masyarakat dan aspirasi publik, kini telah tersedia polling pilihan calon Wali Nagari Malai III Koto yang dapat diikuti masyarakat secara terbuka melalui tautan berikut:

🌐 https://pollingkita.com/polling464513-polling-dari-seluruh-kandidat-yang-ada-siapa-sosok-yang-paling-layak-menjadi-wali-nagari-malai-iii-koto

Baca Juga  Seleksi Ketat Warnai Pilwana Padang Pariaman 2026, Puluhan Kandidat Disaring Menuju Lima Terbaik

Melalui polling tersebut, masyarakat dapat memberikan pandangan dan dukungan terhadap sosok yang dianggap paling layak menjadi Wali Nagari Malai III Koto Periode 2026–2034.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga suasana Pilwana yang aman, damai, dan demokratis dengan mengedepankan persatuan serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik uang, maupun kampanye hitam di media sosial dan lingkungan masyarakat.

Pilihan masyarakat hari ini akan menjadi penentu arah masa depan Nagari Malai III Koto dalam delapan tahun ke depan. [*]