News

Riau Darurat Hotspot, 113 Titik Panas Terdeteksi: Bengkalis dan Dumai Jadi Wilayah Paling Rawan

Redaksi
×

Riau Darurat Hotspot, 113 Titik Panas Terdeteksi: Bengkalis dan Dumai Jadi Wilayah Paling Rawan

Sebarkan artikel ini

Lonjakan signifikan hotspot di Riau picu kekhawatiran karhutla meluas, tim gabungan berjibaku padamkan api di sejumlah daerah.

■ foto Ilustrasi titik panas

RIAU | KLIKGENZ.COM – Lonjakan tajam jumlah titik panas kembali menghantui Provinsi Riau. Hingga Rabu (18/3) pukul 16.00 WIB, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 113 hotspot tersebar di berbagai wilayah, menjadikan Riau sebagai provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak di Pulau Sumatra hari ini.

Peningkatan signifikan ini memicu kekhawatiran baru terhadap potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah-wilayah rawan. Kabupaten Bengkalis tercatat sebagai daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 36 titik. Angka ini disusul oleh Kota Dumai dengan 32 titik dan Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 20 titik.

Tak hanya itu, penyebaran titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Pelalawan dengan 17 titik dan Siak sebanyak 5 titik. Sementara itu, beberapa daerah lain seperti Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, dan Kampar masing-masing mencatat satu titik panas.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine, menyebutkan bahwa data tersebut merupakan pembaruan terbaru yang menunjukkan tren peningkatan dibanding hari sebelumnya. Kondisi ini memperlihatkan bahwa ancaman karhutla di Riau belum mereda, bahkan cenderung meluas secara sporadis di sejumlah wilayah.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Selatan Jabar 21–24 Desember 2025, Dipicu Bibit Siklon 93S

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Sumatra, Riau berada di posisi teratas dengan 113 hotspot dari total 198 titik panas yang terdeteksi di seluruh pulau. Di bawahnya, Kepulauan Riau tercatat 27 titik, Aceh 20 titik, Sumatera Selatan 11 titik, serta Jambi 8 titik. Sementara itu, Kepulauan Bangka Belitung mencatat 10 titik, Sumatera Utara 4 titik, dan Sumatera Barat serta Bengkulu masing-masing dua titik. Lampung hanya mencatat satu titik panas.

Melonjaknya jumlah hotspot ini berbanding lurus dengan aktivitas kebakaran yang masih berlangsung di sejumlah daerah. Tim gabungan dari berbagai instansi hingga kini terus berjibaku melakukan pemadaman dan pencegahan agar api tidak semakin meluas.

Baca Juga  WCSJ 2025 Soroti Krisis Iklim: Media Dinilai Gagal Sampaikan Fakta Saintifik

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Provinsi Riau, Jim Gafur, mengungkapkan bahwa di Kabupaten Bengkalis terdapat dua lokasi kebakaran aktif. Salah satunya berada di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, yang hingga kini masih menunjukkan titik api dan dalam proses pemadaman intensif.

Selain itu, di Kabupaten Pelalawan, kebakaran juga masih terjadi di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti. Sementara di Kota Dumai, terdapat dua titik kebakaran yang terdeteksi di Kelurahan Teluk Makmur dan Kelurahan Mundam, keduanya berada di Kecamatan Medang Kampai.

Tak kalah mengkhawatirkan, satu titik api juga ditemukan di Kabupaten Rokan Hilir, tepatnya di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih. Hingga saat ini, petugas masih berupaya melakukan pemadaman sekaligus penyekatan untuk mencegah api merambat ke wilayah lain. [*]

Sumber : sabangmeraukenews.com