PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ – Sejarah baru dalam perjalanan demokrasi tingkat nagari tercipta di Nagari III Koto Aur Malintang (Batu Basa), Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Pasca pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Tahun 2026, semangat demokrasi yang damai dan penuh persaudaraan diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi bertajuk “Merajut Kembali Kebersamaan” yang mempertemukan wali nagari terpilih bersama salah seorang kompetitornya dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman tokoh perantau Batu Basa, Atri Nopel, yang berlokasi di Kampung Padang, Batu Basa, Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Acara itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus momentum rekonsiliasi pasca-Pilwana, sebagai pesan kepada seluruh masyarakat bahwa kontestasi politik telah berakhir dan saatnya kembali bersatu membangun nagari.
Momentum bersejarah itu ditandai dengan kehadiran Ardian Salmi, salah seorang calon wali nagari peserta Pilwana, yang hadir memenuhi undangan dan disambut hangat oleh wali nagari terpilih, Pedri Kasman, S.P. Momen keduanya berjabat tangan, saling menyapa, dan duduk berdampingan menjadi simbol nyata bahwa demokrasi tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Suasana kebersamaan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Tepuk tangan bergemuruh berkali-kali terdengar ketika kedua tokoh menunjukkan komitmennya untuk kembali bersatu. Riuh aplaus dari masyarakat menjadi bukti bahwa semangat badunsanak tetap hidup dan menjadi fondasi utama dalam membangun Batu Basa ke depan.
Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Ediwirman, S.T., putra daerah Batu Basa sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, H. Azwar Mardin, tokoh nagari yang juga menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Camat IV Koto Aur Malintang, Kapolsek IV Koto Aur Malintang, Penjabat Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Mitra Susanto, S.Sos., yang juga merupakan putra daerah Batu Basa, wali nagari terpilih Pedri Kasman, S.P., Ardian Salmi selaku kompetitor dalam Pilwana, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat.
Mengawali sambutannya, Atri Nopel menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan ikhtiar bersama untuk merajut kembali persaudaraan setelah masyarakat melewati proses demokrasi.
“Hari ini kita berkumpul bukan lagi sebagai pendukung calon tertentu, tetapi sebagai satu keluarga besar Batu Basa. Pilwana telah usai, kemenangan sejati adalah ketika masyarakat mampu kembali bersatu, saling memaafkan, dan bergandengan tangan membangun kampung halaman yang kita cintai.”
Sebagai putra daerah Batu Basa, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Ediwirman, S.T., mengajak seluruh masyarakat menjadikan hasil Pilwana sebagai awal memperkuat persatuan.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, tetapi persatuan adalah fondasi pembangunan. Jangan sampai perbedaan saat Pilwana berlanjut menjadi perpecahan. Hari ini kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk mendukung wali nagari terpilih dan bersama-sama memberikan kontribusi demi kemajuan Batu Basa.”
Dalam kesempatan yang sama, H. Azwar Mardin menyampaikan bahwa demokrasi yang berkualitas adalah demokrasi yang mampu melahirkan persatuan setelah proses pemilihan selesai.
“Nilai-nilai adat yang kita junjung mengajarkan musyawarah, persaudaraan, dan kebersamaan. Pilwana hanyalah proses memilih pemimpin, sedangkan membangun nagari adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Mari kita tinggalkan segala perbedaan dan kembali memperkuat persatuan.”
Camat IV Koto Aur Malintang menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana tetap aman, tertib, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilwana.
“Keberhasilan Pilwana tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga persatuan setelah pemilihan selesai. Semoga semangat kebersamaan ini menjadi modal besar dalam melanjutkan pembangunan nagari.”
Hal senada disampaikan Kapolsek IV Koto Aur Malintang yang mengajak masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban.
“Perbedaan pilihan telah selesai. Kini saatnya kita bersama-sama menjaga silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif demi kemajuan Batu Basa.”
Penjabat Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Mitra Susanto, S.Sos., mengajak seluruh masyarakat menjadikan hasil Pilwana sebagai awal memperkuat kolaborasi.
“Pemerintah nagari adalah milik seluruh masyarakat. Mari kita jadikan hasil Pilwana sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan pembangunan yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.”
Dalam sambutannya, Pedri Kasman, S.P., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen nagari untuk bersama-sama membangun Batu Basa.
“Amanah ini bukan hanya milik pendukung saya, tetapi milik seluruh masyarakat Batu Basa. Hari ini tidak ada lagi nomor satu, nomor dua ataupun nomor tiga. Yang ada hanyalah satu tujuan, yaitu membangun nagari yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, para calon, beserta seluruh lapisan masyarakat untuk bergandengan tangan membangun kampung halaman kita.”
Sementara itu, Ardian Salmi menunjukkan sikap kenegarawanan dengan menghadiri kegiatan tersebut dan menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan nagari.
“Kontestasi telah selesai. Hari ini kita kembali menjadi satu keluarga besar Batu Basa. Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Pedri Kasman atas amanah yang diberikan masyarakat. Mari kita bersama-sama mendukung setiap program yang bertujuan memajukan nagari. Persaudaraan jauh lebih besar daripada perbedaan pilihan politik.”
Seluruh rangkaian sambutan yang mengusung semangat persatuan dan kebersamaan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Tepuk tangan meriah berkali-kali menggema di lokasi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen seluruh tokoh dan kedua kontestan Pilwana untuk kembali merajut kebersamaan.
Kegiatan “Merajut Kembali Kebersamaan” ini menjadi bukti bahwa semangat Pilwana Badunsanak tidak berhenti pada proses pemungutan suara, tetapi berlanjut dalam upaya mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Batu Basa yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.











