NagariNewsPadang Pariaman

Tiga Nama Muncul di Pilwana Nagari III Koto Aur Malintang, Mantan Wali Nagari hingga Tokoh Perantau Nasional Siap Bertarung

Redaksi
×

Tiga Nama Muncul di Pilwana Nagari III Koto Aur Malintang, Mantan Wali Nagari hingga Tokoh Perantau Nasional Siap Bertarung

Sebarkan artikel ini

Ardian Salmi dan Pedri Kasman masih diberi waktu satu minggu untuk melengkapi dokumen pencalonan Wali Nagari.

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Tahapan pendaftaran bakal calon Wali Nagari dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026 di Kabupaten Padang Pariaman mulai menunjukkan dinamika politik lokal.

Di Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, hingga hari terakhir pendaftaran tercatat tiga kandidat telah mengajukan diri untuk bertarung memperebutkan kursi Wali Nagari pada Pilwana yang dijadwalkan berlangsung 27 Juni 2026.

Ketua Panitia Pilwana Nagari III Koto Aur Malintang di Batubasa, Yandri Ikhwan Hauvis, menyebutkan tiga nama yang telah mendaftar adalah Iskandar, S.TP, MM, Ardian Salmi, dan Pedri Kasman, SP.

“Dari tiga bakal calon yang mendaftar, baru satu yang dinyatakan lengkap dokumennya, yaitu Iskandar, S.TP, MM. Sementara dua kandidat lainnya masih diberi kesempatan melengkapi persyaratan selama satu minggu sesuai tahapan masa perbaikan,” kata Yandri di Batubasa, Kamis (12/3/2026).

Menurut Yandri, panitia memberikan ruang bagi para bakal calon untuk melengkapi dokumen administrasi sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Bupati Padang Pariaman tentang tata cara pemilihan wali nagari.

“Pada tahapan berikutnya, para kandidat diberikan kesempatan melakukan perbaikan berkas agar seluruh persyaratan administrasi dapat terpenuhi sebelum penetapan calon,” jelasnya.

Tiga Figur Lama Kembali Muncul

Informasi dari Sekretariat Pilwana menyebutkan bahwa ketiga kandidat yang muncul saat ini bukanlah wajah baru dalam dinamika sosial dan politik nagari.

Baca Juga  Kemacetan Parah di Sitinjau Lauik Padang, Antrean Kendaraan Capai 2 Kilometer

Iskandar, S.TP, MM merupakan mantan Wali Nagari III Koto Aur Malintang periode 2014–2018.

Sementara Ardian Salmi dikenal sebagai figur yang sudah dua kali meramaikan bursa pemilihan wali nagari sebelumnya. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua PPK dan Panwaslu Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

Adapun Pedri Kasman, SP, merupakan putra Batubasa yang memiliki pengalaman di tingkat nasional. Ia tercatat sebagai Ketua Gerakan Pemuda Muhammadiyah Pusat dan sempat menjadi sorotan publik nasional ketika terlibat dalam dinamika advokasi pada kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Kini, alumnus Universitas Andalas tersebut disebut-sebut diminta oleh masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dan berkontribusi dalam pembangunan nagari.

Harapan Ranah dan Rantau

Tokoh masyarakat Batubasa, Atri Novel, berharap kehadiran Pedri Kasman dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat di kampung halaman dengan perantau.

Ia menyebut perantau Batubasa yang tergabung dalam Ikatan Anak Nagari Batubasa (IKNABAS) berharap sinergi antara ranah dan rantau dapat kembali diperkuat.

Baca Juga  Gunung Anak Krakatau Erupsi, 4 Bandara Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik

“Kedepan diharapkan komunikasi ranah dan rantau semakin baik dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan Batubasa,” ujar Atri saat dihubungi Klikgenz.com.

Pemimpin Nagari Harus Melek Digital

Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Edison Parni Datuak Jolong Aso, menilai ketiga kandidat yang muncul saat ini merupakan putra terbaik Batubasa dan memiliki peluang yang sama untuk memenangkan Pilwana.

Namun ia mengingatkan masyarakat agar tidak memilih secara sembarangan karena kepemimpinan nagari akan menentukan arah pembangunan delapan tahun ke depan.

“Kini era digital. Wali Nagari harus melek teknologi informasi,” katanya.

Menurutnya, sebelumnya Nagari III Koto Aur Malintang telah dikenal sebagai salah satu nagari yang mendorong pelayanan digital dan keterbukaan informasi publik hingga meraih penghargaan tingkat nasional.

Karena itu, Edison berharap masyarakat memilih pemimpin yang memiliki energi, kapasitas, dan pengalaman yang mampu membawa nagari semakin maju.

“Ke depan dibutuhkan wali nagari yang muda, energik, dan punya pengalaman luas untuk melanjutkan capaian tersebut,” tegasnya.

Dengan munculnya tiga kandidat ini, kontestasi Pilwana Nagari III Koto Aur Malintang diperkirakan akan berlangsung menarik, terlebih masing-masing figur memiliki basis dukungan dan rekam jejak yang cukup dikenal masyarakat